Ilustrasi CIA

Tak Disangka, Mata-mata CIA dan Mossad Israel Bertebaran di Iran

 

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Di Iran ternyata bertebaran mata-mata atau spionase yang bekerja sama dengan CIA Amerika dan Mossad Israel.
Terakhir mereka melancarkan aksi pembunuhan terhadap Jenderal Qasem Soleimani lewat serangan udara di Bandara Baghdad, Irak 3 Januari lalu.
Salah satu dari mata-mata yang membantu CIA dan Mossad dalam kasus Qasem Soleimani itu bernama Mahmoud Mousavi Majd. Majd telah divonis hukuman mati oleh pengadilan Iran.
“Hukuman mati terhadap Majd telah diputuskan oleh Mahkamah Agung dan akan segera dilaksanakan,” kata juru bicara pengadilan Iran, Gholamhossein Esmaili seperti dilansir AFP.
Mengutip CNN Indonesia, Esmaili mengatakan Majd memberikan informasi terutama terkait keberadaan dan pergerakan Soleimani kepada CIA dan Mossad, dengan imbalan sejumlah besar uang.
Padahal Soleimani merupakan perwira senior militer yang paling popular dan berpengaruh di Iran. Namun Ia dipandang sebagai musuh mematikan oleh Amerika Serikat dan sekutunya.
Karena itu Soleimani digempur lewat serangan udara. Jenderal Soleimani tewas saat pesawat yang ia tumpangi tertembak roket tak lama setelah mendarat di Bandara Baghdad, 3 Januari lalu.
Kasus kematian jenderal yang paling ditakuti musuh-musuh Teheran ini ternyata melibatkan mata-mata Mousavi Majd. Demi imbalan uang, Majd memberikan informasi tentang Jenderal Qasem Soleimani.
Eksekusi  dan penangkapan mata-mata AS ini bukan yang pertama dilakukan Iran. Desember lalu, Teheran juga menangkap delapan orang yang terkait dengan CIA dan terlibat dalam demonstrasi besar anti-pemerintah.
Bahkan Februari lalu, Iran juga menjatuhkan hukuman mati pada Amir Rahimpour, seorang pria yang juga membantu memata-matai untuk AS dan berkonspirasi menjual informasi tentang program nuklir Iran.
Tidak itu saja, Juli 2019 lalu, Iran mengklaim telah membongkar cincin mata-mata CIA dan menangkap 17 tersangka intel AS antara Maret 2018 hingga Maret 2019.
Begitu banyaknya mata-mata yang membantu CIA di Teheran. Mungkinkah prilaku serupa juga terjadi di negara kita Indonesia (smh)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...