DPRD Sumut (Istimewa)

Sebelas Mantan Anggota DPRD Sumut Ditahan KPK Rabu Kemaren

TELUKKUANTAN (KuansingKita ) – Sebanyak 11 orang mantan anggota DPRD Sumatera Utara priode 2009 – 2014 ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (22/7/2020) kemaren.
Mereka diduga terjerat dalam kasus dugaan menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho.
Mengutip CNN Indonesia, 11 orang mantan anggota DPRD Sumut ini sudah ditetapkan sebagai tersangka 30 Januari 2020. Namun KPK baru melakukan penahanan Rabu kemaren.
“Penahanan dilakukan selama 20 hari terhitung sejak tanggal 22 Juli 2020 sampai dengan tanggal 10 Agustus 2020,” ujar Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, seperti diansir CNN Indonesia, Rabu (22/7).
Sebelas tersangka ditahan di Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Timur Cabang KPK. Mereka antara lain Sudirman Halawa, Rahmad Pardamean Hasibuan, Megalia Agustina, Ida Budiningsih, dan Syamsul Hilal.
Kemudian Robert Nainggolan, Ramli, Layani Sinukaban, Japorman Saragih, Jamaluddin Hasibuan, dan Irwansyah Damanik.
Ghufron menjelaskan para tersangka diduga menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho.

Korupsi tersebut, terang dia, terkait dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut tahun anggaran 2012-2014;
Selain itu, persetujuan perubahan APBD Sumut tahun anggaran 2013-2014; pengesahan APBD Sumut tahun anggaran 2014-2015; dan penolakan penggunaan hak interpelasi pada 2015.
“Penyidik mendapatkan fakta-fakta yang didukung dengan alat bukti berupa keterangan saksi, surat dan barang bukti elektronik bahwa 11 tersangka tersebut diduga menerima fee dengan jumlah beragam dari Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho,” ucap dia.
Atas perbuatan itu, para manatan anggota DPRD Sumut itu, disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 64 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Sementara untuk tiga tersangka lain yakni Nurhasanah, Ahmad Hosein Hutagalung, dan Mulyani belum ditahan lantaran mereka mangkir dari panggilan KPK.(smh)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...