Foto Raja Kamboja Diedit Seperti Dalam Adegan Porno

Rabu, 4 Januari 2017 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Norodom Sihamoni (foto kkc/CNN Indonesia/AFP Photo/ Freud Dufour)

Norodom Sihamoni (foto kkc/CNN Indonesia/AFP Photo/ Freud Dufour)

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Ada-ada saja. Foto Raja Kamboja Narodom Sihamoni diedit sehingga terlihat seperti dalam adegan porno sesama jenis. Tiga orang yang diduga pelaku pengeditan kini tengah diburu polisi Kamboja.

Dikutip dari CNN Indonesia, Juru Bicara Kementrian Dalam Negeri Kamboja, Khieu Sopheak mengungkapkan tiga orang yang diduga pelaku memang harus ditangkap. Kini pihaknya sudah mendapatkan perintah untuk melakukan penangkapan.

” Kami mendapatkan perintah untuk menangkap mereka. Jika kami tidak menindak mereka, akan banyak orang yang mengikuti tindakan mereka,” ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri Kamboja, Khieu Sopheak, sebagaimana dilansir AFP, Senin (2/1).

Dua tersangka diyakini masih berada di Kamboja, namun orang ketiga diduga bersembunyi di Thailand. Kamboja pun akan meminta bantuan dari otoritas Thailand.

Sopheak menolak menjabarkan hukum yang akan digunakan untuk mengadili ketiga orang tersebut. Namun menurutnya, tindakan tiga orang ini sama saja melakukan penghinaan terhadap bangsa.

“Raja merupakan representasi dari keseluruhan negara dan mereka menghina raja, yang berarti mereka menghina keseluruhan negara ini,” tutur Sopheak.

Sementara itu, menurut Andrea Giorgetta dari Federasi Internasional Hak Asasi Manusia, untuk mengadili penghina Raja, Kamboja biasanya menggunakan Pasal 445 dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Kamboja. Hanya saja hukum itu tidak terlalu berat.

“Hukum itu tak sekeras [hukum] di Thailand, tapi hukum lese-majeste itu ada dan sudah digunakan beberapa kali dalam beberapa tahun belakangan,” ucap Giorgetta.

Ia menambahkan, untuk penghina Raja, biasanya Kamboja tidak bersikap seperti Thailand. Pemerintahan Kamboja jarang menindaklanjuti penghinaan terhadap raja dengan proses hukum.

Untuk diketahui, Sihamoni dikenal sebagai raja yang melepaskan diri dari politik domestik, berbeda dengan ayahnya, mendiang Norodom Sihanouk.

Sebelum menerima mahkota pada 2004, Sihamoni menggeluti bidang seni dan mendirikan perusahaan balet sendiri. Ia dikenal fasih berbahasa Perancis, Ceko, dan Inggris. Hingga kini, ia belum menikah dan tidak memiliki anak. (kkc)

foto : Norodom Sihamoni (AFP Photo/ Freud Dufour)

Berita Terkait

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order
Praktik Penghindaran dan Penggelapan Pajak Ikut Dibahas dalam Pertemuan G20
Gara-gara Masakan Kebanyakan Garam, Pria 46 Tahun Bunuh Isteri
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:52 WIB

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:48 WIB

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Selasa, 28 Maret 2023 - 08:24 WIB

The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB