Mourinho : Ide Piala Dunia 48 Tim Layak Didukung

Sabtu, 7 Januari 2017 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jose Mourinho (foto CNN Indonesia/Reuters/Valentyn Ogirenko)

TELUKKUANTAN (KuansingKita.Com) –   Presiden FIFA Gianni Infantino berharap Piala Dunia 2026 bakal diikuti 48 tim dengan format 16 grup berisikan tiga negara di tiap grupnya.

Harapan Gianni ini mendapat dukungan dari Manajer Manchester United, Jose Mourinho  karena format itu bakal menguntungkan klub dan juga penggemar sepak bola.

Dikutip dari CNN Indonesia, dalam pandangan Mourinho, ide tersebut adalah ide yang layak didukung lantaran mengurangi jumlah pertandingan yang harus dimainkan meskipun jumlah peserta bertambah banyak.

“Sebagai manajer klub, saya mendukung gagasan ini. Namun kalau penambahan negara peserta membuat  laga lebih banyak dan minim jadwal libur dan pramusim bagi pemain, tentu saja saya tidak mendukung,” kata Mourinho

Mourinho menyebutkan format yang dikemukakan Gianni dengan menambah negara peserta bukan berarti membuat jumlah pertandingan jadi lebih banyak. “ Format ini membuat pemain lebih terlindungi dan begitu pula klub,” ujar Mourinho seperti dikutip dari situs resmi FIFA.

Di Piala Dunia sebelumnya, tiap negara memainkan tiga laga di penyisihan grup dan dengan format tiga negara, maka setiap negara hanya akan memainkan dua laga saja di babak penyisihan.

Selain itu laga di fase knock-out pun tak jadi bertambah banyak karena langsung masuk ke babak 16 besar.

Menurut Mourinho, pemangkasan laga di babak penyisihan itu berarti juga bakal meningkatkan intensitas  persaingan di Piala Dunia dan bakal membuat turnamen tersebut makin menarik.

“Saya setuju dengan format dua pertandingan di babak penyisihan kemudian masuk fase knock-out. Jadi tim yang kalah akan langsung pulang dan babak knock-out akan memunculkan tensi dan emosi yang lebih besar.”

“Tim yang kurang kompetitif tetap akan mendapatkan pengalaman berharga meski hanya tampil di dua laga babak penyisihan. Mereka juga mendapatkan keuntungan ekonomi lantaran bisa tampil di putaran final,” kata Mourinho.

Mourinho juga meyakini putaran final dengan jumlah peserta lebih besar berarti Piala Dunia akan lebih global.

“Lebih banyak negara yang tampil itu berarti akan membuat turnamen ini lebih bergairah, lebih menggembirakan, dan lebih banyak antusiasme yang akan hadir.”

“Lebih banyak negara itu berarti benua Afrika, Asia, dan Amerika akan lebih terlihat bersama,” kata mantan manajer Chelsea ini.(kkc/CNN Indonesia)

Berita Terkait

Pemain Timnas Futsal Indonesia, Israr Megantara Masuk Nominasi Pencetak Gol Terbaik AFC 2026
Lautaro Martinez Tak Tergoyahkan pada Pekan ke-23 Liga Seri A
Aturan Baru Bulu Tangkis yang Wajib Diketahui yakni Time Clock 25 Detik
Penjaga Gawang Manchaster United (MU) Andre Onana akan Digeser, Siapa Penggantinya
Tiket Indonesia vs Jepang Ludes. Indonesia vs Arab Saudi Masih Tersedia
Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:12 WIB

Pemain Timnas Futsal Indonesia, Israr Megantara Masuk Nominasi Pencetak Gol Terbaik AFC 2026

Senin, 2 Februari 2026 - 17:36 WIB

Lautaro Martinez Tak Tergoyahkan pada Pekan ke-23 Liga Seri A

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:49 WIB

Aturan Baru Bulu Tangkis yang Wajib Diketahui yakni Time Clock 25 Detik

Jumat, 16 Mei 2025 - 19:34 WIB

Penjaga Gawang Manchaster United (MU) Andre Onana akan Digeser, Siapa Penggantinya

Rabu, 6 November 2024 - 13:25 WIB

Tiket Indonesia vs Jepang Ludes. Indonesia vs Arab Saudi Masih Tersedia

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB