Puluhan Petani Cabe Keriting Berbagi Informasi di Benai Kecil

Minggu, 22 Januari 2017 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(foto kkc)

(foto kkc)

(foto kkc)

BENAI ( KuansingKita.com) – Sedikitnya 40 petani cabe keriting dari sejumlah kecamatan di Kuansing berkumpul di lahan perkebunan cabe keriting di Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai, Kuansing, Minggu (22/1/2017).

Pertemuan para petani cabe keriting ini juga dihadiri oleh sejumlah petani cabe keriting dari Sumatera Barat. Rombongan dari Sumatera Barat dipimpin langsung anggota DPRD Sumbar, Iradatillah yang juga seorang petani cabe keriting.

Pemilik lahan tempat berkumpul para petani,Yunisman membeberkan pertemuan ini sengaja ditaja untuk ajang tukar informasi berdasarkan pengalaman para petani. Namun demikian kata Yunisman pertemuan kali ini juga melibatkan Dinas Pertanian Kuansing.

“ Biasanya berbagai permasalahan yang dialami petani dicarikan jalan keluar berdasarkan pengalaman. Tapi dengan melibatkan Dinas Pertanian solusinya tentu akan lebih baik karena berdasarkan literatur,” kata Yunisman

Yunisman menghimbau para petani di Kuansing untuk melibatkan diri dalam usaha budi daya cabe keriting. Selain komoditas ini memiliki nilai jual relatif mahal, permintaan pasar terhadap cabe keriting juga relatif tinggi.

Menurut Yunisman untuk membuka usaha budi daya cabe keriting tidak memerlukan lahan yang sangat luas. Katanya, cukup dengan lahan 0,5 hektar, usaha budi daya cabe keriting bisa memberikan penghasilan yang relatif baik. “ Saya hanya memiliki lahan 0,5 hektar,” kata Yunisman

Namun demikian, petani cabe keriting asal Benai Kecil ini juga meminta pemerintah untuk ikut membantu para petani dalam sarana pertanian seperti cultivator. Alat ini berfungsi untuk pengolahan agar jumlah tanam bisa lebih banyak. “ Kami minta pemerintah memberikan perhatian untuk petani cabe keriting,” tutupnya (kkc)

Berita Terkait

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:56 WIB

Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB