DPRD Kuansing Minta Gubri Pertanyakan Keterlambatan APBD Kuansing

Senin, 20 Februari 2017 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – DPRD Kabupaten Kuantan Singingi meminta Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman untuk mempertanyakan keterlambatan penyusunan APBD Kuantan Singingi tahun anggaran 2017 kepada Bupati Kuantan Singingi Drs H.Mursini.

Ketua Komisi A DPRD Kuansing Musliadi kepada KuansingKita.com Senin (20/2/2017) mengatakan DPRD Kabupaten Kuantan Singingi sudah tiga kali menyurati Bupati H.Mursini untuk menggesakan proses penyusunan APBD tahun anggaran 2017.

Nyatanya, sambung Musliadi, sampai saat ini draft KUA-PPAS saja belum juga diserahkan ke DPRD, apalagi draft RAPBD.  Seharusnya kata Musliadi, draft KUA-PPAS itu sudah disetujui DPRD pekan pertama Juli 2016 lalu.

“ Sekarang sudah akhir Februari 2017, jangankan draft RAPBD,  draft KUA-PPAS saja belum juga diserahkan ke DPRD,” kata Musliadi

Karena itu lanjut Musliadi, DPRD Kuansing meminta Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman untuk mempertanyakan kepada Bupati Mursini atas keterlambatan ini. Menurut Musliadi, Gubri Arsyadjuliandi Rahman mewakili pemerintah pusat di daerah berwenang untuk mempertanyakan keterlambatan ini kepada Bupati Mursini.

“ Kewenangan Gubernur Riau itu diatur dalam pasal 91 ayat (2) UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,” jelasnya

Pria yang akrab disapa Cak Mus ini mengaku sangat heran atas keterlambatan ini. Pasalnya menurut Cak Mus, APBD itu menyangkut hajat hidup orang banyak, sehingga tidak pada tempatnya untuk memperlambat. Apalagi tambahnya kalau tujuan memperlambat itu hanya untuk alasan politik

“ Kalau Bupati Mursini memperlambat proses penyusunan APBD hanya karena alasan politik ini sangat tidak pada tempatnya. APBD ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” kata Musliadi.

Menurut Musliadi sangat tidak bermarwah kalau kepentingan politik sampai mengorbankan hajat hidup orang banyak. Namun demikian, Musliadi menimpali lagi kalau keterlambatan ini disebabkan orang-orang yang dipercaya tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, sebaiknya diganti saja.

“ Kalau orang yang dipercaya tidak mampu, untuk apa dipertahankan. Sebaiknya Bupati Mursini mengganti saja pejabat yang tidak bisa bekerja sesuai dengan yang diharapkan,” pungkas Musliadi. (kkc)

 

Berita Terkait

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem
Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut
PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti
Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:46 WIB

Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:25 WIB

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:28 WIB

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:29 WIB

DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB