Salam Redaksi-Kijang Inova Untuk Mursini

Kamis, 2 Maret 2017 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salam Redaksi

Pembaca yang budiman. KuansingKita.com akan terus berbenah untuk bisa menyuguhkan informasi up to date, akurat dan terpercaya.

Namun demikian KuansingKita.com tetap akan memiliki kebijakan redaksi. Untuk itu mulai hari ini Kamis (2/3/2017), KuansingKita.com akan tampil setiap pagi dengan rubrik Salam Redaksi.

Rubrik Salam Redaksi akan berisi sekilas tentang berbagai permasalahan daerah, nasional maupun internasional yang tengah hangat di ruang public.

Hari ini hal yang paling hangat dibicarakan masyarakat Kuansing tentu saja masalah penganggaran mobil dinas sebesar Rp 9,1 miliar. Konon pengadaan mobil ini termasuk untuk bupati Mursini.

Dulu sebelum terbetik kabar tentang pangadaan mobil dinas bupati, banyak kelompok masyarakat menyesalkan sikap Bupati Mursini yang menggunakan mobil dinas jenis Inova.

Berbagai cercaan dilemparkan kepada Bupati Mursini. Bahkan sikap rendah hati Bupati Mursini yang tidak mau menggunakan fasilitas mobil mewah itu disebut-sebut sebagai pencitraan belaka.

Bahkan Mursini disebut berpura-pura ingin mengambil hati rakyat dengan cara menggunakan mobil dinas jenis Inova.

Buruknya lagi, Bupati Mursini dituding tidak bisa menjaga marwah daerah karena bupati adalah lambang daerah.

Artinya ada kesan Bupati Mursini dipaksa untuk menggunakan fasilitas mobil dinas yang sesuai dengan kelas seorang bupati.

Kini setelah Bidang Aset, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah menganggarkan mobil dinas untuk Bupati Mursini, suara sumbang bermunculan lagi.

Bupati Mursini disebut sebagai pemimpin yang tidak mempedulikan kesejahteraan rakyat, pemimpin yang hanya ingin bermewah-mewah dengan mobil dinas yang mewah dan sebagainya.

Artinya kini Bupati Mursini dipaksa lagi untuk menggunakkan mobil dinas jenis Inova. Biarlah daerah ini malu asal Mursini tetap menggunakan fasilitas mobil dinas jenis Inova.

Tentu saja suara-suara sumbang untuk Bupati Mursini itu sangat membingungkan. Lantas wajarkan, kalau dipertanyakan apa sebenarnya yang diinginkan mereka.

Kini hitung saja, satu priode kepemimpinan bupati Mursini adalah 5 tahun. Setiap tahun anggaran APBD Kuansing sedikitnya mencapai Rp 1,2 triliun. Kalau 5 tahun tentu Rp 6 triliun.

Kini dari dana sedikitnya Rp 6 triliun yang dikelola Bupati Mursini selama kepemimpinannya, dimanfaatkan untuk membeli fasilitas mobil dinas hanya sebesar Rp 1 miliar saja, apakah itu pemborosan.

Rp 6 triliun itu sama dengan enam ribu miliar. Dibelanjakan Rp 1 miliar saja untuk fasilitas kepala daerah, agar bisa mengakat marwah daerah karena kepala daerah adalah lambang daerah, apakah itu salah.

Inilah yang membingungkan. Ketika bupati Mursini bertahan dengan mobil dinas jenis Inova, Bupati Mursini disebut pencitraan.

Ketika Bidang Aset akan memfasilitasi Bupati Mursini dengan mobil yang sesuai dengan kelas kepala daerah, disebut lagi pemborosan.

Lantas kapan Bupati Mursini baru bisa disebut benar atau memang suara-suara sumbang itulah yang tidak benar. Walahualam.***

 

 

Berita Terkait

Benarkah Suhardiman Amby Keturunan Pejuang Datuk Bandaro Kuning
Selamatkan Ruang Hidup Masyarakat dari Krisis Ekologis, Walhi se-Sumatera Lakukan Konsolidasi Regional
Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik
Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Potongan Harga TBS Rp 20 per Kilo Gram ala Suhardiman, Bisakah Ini Dibenarkan Hukum
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Benarkah Suhardiman Amby Keturunan Pejuang Datuk Bandaro Kuning

Senin, 1 Juni 2026 - 18:30 WIB

Selamatkan Ruang Hidup Masyarakat dari Krisis Ekologis, Walhi se-Sumatera Lakukan Konsolidasi Regional

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:12 WIB

Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Berita Terbaru