Longsor di Bukit Batabuh Arus Lalin Telukkuantan-Kiliranjao Terapkan Sistem Buka Tutup

Jumat, 3 Maret 2017 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Ruas jalan Telukkuantan – Kiliranjao mengalami longsor di kawasan Bukit Batabuh, sejak Kamis (2/3/2017) malam. Titik longsor tepatnya di kilometer 193 atau sekitar 25 kilometer dari Telukkuantan.

Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kuansing Azwan ketika dikonfirmasi  KuansingKita.com mengatakan longsor terjadi Kamis malam. Kini peristiwa longsor sudah dilaporkan ke P2JN (perencanaan dan pengawasan jalan nasional) di Pekanbaru.

“ Ruas jalan Telukkuantan- Kiliran Jao merupakan ruas jalan nasional. Jadi pengelolaannya dibawah P2JN. Peristiwa longsor ini sudah dilaporkan P2JN di Pekanbaru dan Balai Besar P2JN di Padang,” kata Azwan

Azwan menyebutkan upaya perbaikan akan dilakukan secepatnya. P2JN Pekanbaru telah menunjuk kontraktor pelaksana untuk perbaikan ruas jalan Telukkuantan – Kiliranjao.

“ Kini kontraktor tengah mendatangkan alat berat,” kata Azwan

Peristiwa longsor di Bukit Batabuh ini sangat menyulitkan pengendara yang akan berangkat dari Pekanbaru ke Sumatera Barat ataupun sebaliknya. Pasalnya ruas jalan Pekanbaru – Sumbar via Bangkinang kini terhalang banjir.

Sebelum ini, pengendara dari Pekanbaru- Sumbar atau sebaliknya menggunakan ruas jalan Telukkuantan – Kiliranjao sebagi jalur alternatif. Kini ruas jalan ini mengalami longsor di Bukit Batabuh.

Longsor terjadi pada tebing badan jalan di kawasan Bukit Batabuh. Namun demikian longsor sudah mencapai bibir aspal. Dikhawatirkan jika hujan tidak reda dalam beberapa hari ini, badan jalan akan ikut tergerus longsor.

Kini arus lalu lintas di titik longsor menerapkan sistim buka tutup. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan pada titik longsor. “ Kita khawatir juga kalau longsor sampai menggerus badan jalan,” pungkas Azwan (kkc)

Berita Terkait

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem
Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut
PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti
Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:46 WIB

Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:25 WIB

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:28 WIB

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:29 WIB

DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB