Salam Redaksi – Ketika Program Pemerintah Dikalahkan Pedagang Santan

Selasa, 7 Maret 2017 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salam Redaksi

Pembaca yang budiman, beberapa pekan lampu pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menggencar pengalihan para pedagang Pasar Lumpur ke Pasar Rakyat.

Untuk itu, dinas terkait mendata jumlah tempat yang tersedia di Pasar Rakyat dan jumlah pedagang yang akan dialihkan ke sana.

Sejak itu kios-kios di Pasar Rakyat kembali terisi, aktivitas pedagang pun mulai di pusatkan di Pasar Rakyat.

Bahkan untuk Rabu dan Minggu, ruas jalan di samping Pasar Rakyat terpaksa ditutup.

Begitu juga areal parkir di depan Pasar Rakyat, kini dimanfaatkan untuk menampung para pedagang.

Begitu sibuknya pengalihan pedagang ini, pengaturan dan penertiban tidak mampu dikerjakan petugas dinas terkait, akhirnya sejumlah Satpol PP pun diturunkan ke Pasar Rakyat.

Pemerintah tampak serius sekali. Hanya saja dibalik keseriusan pemerintah mengalihkan pedagang ke Pasar Rakyat, ada terselip kebijakan yang tidak tegas.

Pemerintah memberikan kelonggaran kepada sejumlah pedagang santan. Alasannya karena tempat penampungan mereka belum tersedia.

Akibat dari kelonggaran ini, sejumlah pedagang pun memanfaatkan untuk tetap pula berjualan di Pasar Lumpur.

Terutama pedagang sayur dan pedagang harian lainnya berkutat untuk bertahan di Pasar Lumpur.

Kondisi ini ternyata memancing pedagang lain. Sejumlah pedagang kini mulai balik lagi ke Pasar Lumpur.

Herannya pemerintah diam saja. Padahal setiap hari jumlah pedagang yang balik ke pasar lumpur terus bertambah.

Kini pasar lumpur mulai ramai lagi dengan aktivitas pedagang. Ada pedagang sayur, pedagang ikan dan pedagang barang harian, beraktivitas di Pasar Lumpur.

Kalau saja sejak semula pemerintah tegas kepada pedagang santan, seperti ketegasan pemerintah kepada pedagang lain, tentulah kondisi ini tidak terjadi.

Kalau pemerintah tegas, sangat diyakini program mengalihkan pedagang ke Pasar Rakyat akan berjalan mulus.

Tapi pemerintah tidak tegas, akhirnya program pemerintah mengalihkan pedagang ke Pasar Rakyat tersendat karena dikalahkan pedagang santan.***

Berita Terkait

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital
Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan
Tragedi Kematian dalam Aktivitas PETI, Polisi Harus Punya Tanggung Jawab Moral
Sampah dan Sumpah Serapah
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:53 WIB

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Senin, 9 Maret 2026 - 20:41 WIB

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:28 WIB

Tragedi Kematian dalam Aktivitas PETI, Polisi Harus Punya Tanggung Jawab Moral

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB