Korban Tewas Tenggelam di Sungai Batang Pangean Diduga Menderita Epilepsi

Selasa, 14 November 2017 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Seorang remaja warga Desa Sako, Kecamatan Pengean, Arsyadiki Candra (18 tahun) yang diduga keras menderita epilepsi atau penyakit ayan tewas tenggelam di Sungai Batang Pangean.
Peristiwa naas yang menimpa anak pasangan Juher dan Ohat ini terjadi Selasa (14/11/2017) sekitar pukul 13.00 wib. Korban tenggelam setelah terjatuh saat memancing ikan di Sungai Batang Pangean.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika dua rekan korban dari desa yang sama, Rio dan Musliadi berangkat memancing ikan ke Sungai Batang Pangean di kawasan Desa Koto Tinggi, Kecamatan Pangean sekitar pukul 8.30 wib.
Saat itulah korban mendesak untuk diajak ikut. Kendati sudah dilarang kedua rekannya, korban tetap bersikeras untuk ikut memancing ikan di Sungai Batang Pangean. Akhirnya korban bergabung dengan  Rio dan Musliadi.
Setelah menempuh perjalanan sekitar setengah jam, sekitar pukul 9.00 wib korban dan dua rekannya Rio dan Musliadi tiba di lokasi. Di sana mereka mencari tempat masing-masing. Korban memlih tempat yang berjarak sekitar 15 meter dari rekannya.
Cukup lama korban memancing tanpa masalah. Namun sekitar pukul 12.30 wib, korban tiba-tiba terjatuh ke dalam sungai. Kejadian itu diketahui langsung oleh Musliadi. Karena itu pula Musliadi langsung memberikan bantuan.
Namun malang, saat rekan korban berupaya memberikan bantuan, korban tenggelam dan hilang dari permukaan sungai. Mendapatkan itu rekan korban langsung meminta bantuan warga. Upaya pencarian langsung dilakukan.
Warga menyelam di tempat korban terjatuh. Namun upaya itu belum juga membuahkan hasil. Setelkah dua jam upaya pencarian dilakukan atau sekitar pukul 14.30 wib, barulah jasad korban ditemukan sekitar 15 meter dari lokasi korban terjatuh.
Begitu ditemukan, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Logas Tanah Darat. Namun malang, saat dilakukan pemeriksaan ternyata jasad korban dalam kondisi basah kuyup itu sudah tidak bernyawa lagi.
Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto SH,SIk melalui Kasubag Humas Polres Kuansing AKP G Lumban Toruan kepada KuansingKita.com membenarkan terjadinya peristiwa ini.
Menyikapi peristiwa ini kata Lumban, kepolisian juga sudah melakukan langkah-langkah polisi seperti menerima laporan, menghubungi Basarnas, mendatangi TKP bahkan polisi ikut membantu melakukan upaya pencarian korban.
Lumban juga membenarkan kalau pihaknya mendapatkan informasi bahwa korban menderita epilepsi atau penyakit ayan bawaan dari lahir.  “ Korban menderita penyakit ayan bawaan dari lahir,” kata Lumban (kkc)

Berita Terkait

Gesekkan Kelamin ke Paha Penumpang Wanita, Pria 45 Tahun Diamankan Petugas
Presiden Jokowi Ingatkan Jangan Ada Penegak Hukum “Back UP” Mafia Tanah. Ini Peluang Masyarakat untuk Kasus Duta Palma
Empat Perempuan Kuantan Mudik Penggiat Ekonomi Kreatif Ikuti Trainer IHATEC di Pekanbaru
Tips Cara Menyimpan Cabai Merah agar Tidak Cepat Busuk
Akui Khilaf, Isu Perselingkuhan Ayus dan Nisya Sabyan Semakin Terang
Aksi Mogok Buruh PT TBS yang Dilakukan Berulangkali, Tampaknya Akan Segera Berakhir
Ketua PWI Riau Bicara Tentang Wartawan
Hadiri HPN Provinsi Riau, Pengurus PWI Kuansing Berangkat Senin Besok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Juli 2022 - 07:37 WIB

Gesekkan Kelamin ke Paha Penumpang Wanita, Pria 45 Tahun Diamankan Petugas

Rabu, 22 September 2021 - 17:07 WIB

Presiden Jokowi Ingatkan Jangan Ada Penegak Hukum “Back UP” Mafia Tanah. Ini Peluang Masyarakat untuk Kasus Duta Palma

Senin, 6 September 2021 - 14:56 WIB

Empat Perempuan Kuantan Mudik Penggiat Ekonomi Kreatif Ikuti Trainer IHATEC di Pekanbaru

Senin, 10 Mei 2021 - 13:26 WIB

Tips Cara Menyimpan Cabai Merah agar Tidak Cepat Busuk

Selasa, 23 Februari 2021 - 08:51 WIB

Akui Khilaf, Isu Perselingkuhan Ayus dan Nisya Sabyan Semakin Terang

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB