Longsor Bantaran Sungai Kuantan di Cerenti, Nyaris Menggerus Rumah Warga

Minggu, 28 April 2019 - 14:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Longsor terjadi di bantaran Sungai Kuantan tepatnya di kawasan Desa Kampung Baru Timur, Kecamatan Cerenti, Kuansing, Minggu (28/4/2019), sekitar pukul 13.00 wib tadi.
Titik longsor hanya berjarak sekitar 100 meter dari jalan raya Telukkuantan-Rengat. Tapi yang sangat mengkhawatirkan longsor nyaris menggerus bangunan rumah kediaman warga.
Seorang warga Cerenti Tennovrianaldi kepada KuansingKita mengatakan titik longsor kini hanya berjarak 1,5 meter dari bangunan rumah warga.
Dikhawatirkan jika titik longsor melebar lagi maka bangunan rumah kediaman warga akan ikut tergerus longsor. “ Sekitar satu meter lebihlah jaraknya dari rumah warga,” kata Tennovrianaldi

Kepala Dinas PUPR Ade Fahrel ketika dikonfirmasi melalui Kabid SDA, Febri Mahmud mengatakan pihaknya akan turun ke lapangan hari ini juga.
Febri menambahkan pihaknya turun ke lapangan untuk meninjau langsung bencana longsor yang telah menggerus bantaran Sungai Kuantan.
Setakat ini, kata Febri Dinas PUPR hanya bisa melakukan langkah antisipasi. Sementara untuk pembangunan turap tentu harus dianggarkan dulu di APBD.
“ Untuk membangun turap penahan tebing tidak bisa langsung. Itu harus dianggarkan dulu di APBD,” katanya
Menurut Febri titik longsor dan titik rawan longsor sepanjang  bantaran Sungai Kuantan sudah dilaporkan ke Pemrov Riau dan pemerintah pusat.
Bahkan katanya Pemkab Kuansing sudah mengusulkan pembangunan turap di beberapa titik di bantaran Sungai Kuantan ke pemerintah pusat melalui dana APBN.
“ Usulan itu sampai kini belum ada kejelasan realisasinya,” ujar Febri
Menyikapi longsor di Cerenti ini Febri mengatakan belum bisa mengomentarinya sebelum turun langsung ke lapangan.
“ Sekarang saya langsung ke Cerenti,” kata Febri (kkc)

Berita Terkait

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem
Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut
PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti
Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:46 WIB

Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:25 WIB

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:28 WIB

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:29 WIB

DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB