Serba-Serbi KTT G20 di Osaka Jepang, Mulai dari Penangkapan Kokain, Aksi Demo dan Pertemuan Jokowi

Kamis, 27 Juni 2019 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan berlangsung di Osaka, Jepang pekan ini telah dicemari peristiwa tak terpuji. Seorang perwira angkatan udara Brasil Sersan Silva Rodrigues yang ikut dalam rombongan delegasi Brasil untuk menghadiri KTT G20 berencana memasokkan Kokain ke Jepang.
Untung saja, Sersan Silva Rodrigues ditangkap polisi Spanyol saat pesawat yang ditumpanginya singgah di Bandara Sevila, Spanyol, sebelum terbang ke Osaka, Jepang. Bersama Rodrigues juga diamankan 39 kg Kokain. Penangkapan Silva Rodrigues telah diumumkan Kementrian Pertahanan Brazil yang dikutip sejumlah media massa internasional.
“Kementerian Pertahanan menginformasikan pada Selasa, 25 Juni, seorang perwira AU yang diduga membawa narkotika ditahan di Bandar Udara Seville di Spanyol. Kami sedang menyelidiki kebenaran tersebut dan memerintahkan pemeriksaan oleh polisi militer,” demikian isi pernyataan Kementerian Pertahanan Brasil, seperti dilansir CNN, Kamis (27/6/2019).
Penangkapan Silva Rodrigues juga ditanggapi Presiden Brasil Jair Bolsonaro yang saat itu berada di pesawat berbeda. Melalui akun Twitternya, Bolsonaro meminta Kementerian Pertahanan untuk bekerja sama dengan aparat Spanyol. Menurutnya, jika Sersan Silva terbukti bersalah maka bakal dihukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Sementara itu, Reuters melaporkan para aktivis di Hong Kong yang menolak pembahasan Rancangan Undang-undang Ekstradisi akan meminta bantuan kepada sejumlah negara untuk membahas polemik dan menekan China di dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan berlangsung di Osaka, Jepang, pekan ini.

Para aktivis ini juga telah mengumpulkan uang sebesar Rp9 miliar. Dana ini selain digunakan untuk memasang iklan di surat kabar ternama seperti The New York Times untuk menyampaikan tuntutan mereka, juga akan digunakan untuk berangkat ke Osaka berunjuk rasa di sela-sela KTT G20. Mereka mengancam akan membuat kegaduhan di KTT G20.
“Selama pemerintah tidak menarik RUU itu dan tidak menanggapi tuntutan kami, maka kami akan terus berjuang. Kami ingin membuat gaduh di KTT G20, supaya negara lain mau membahas persoalan Hong Kong,” kata seorang aktivis sekaligus mahasiswa Hong Kong, seperti dilansir Reuters, Kamis (27/6/2019).
Hong Kong memang tengah dilanda aksi unjuk rasa besar-besaran dengan jumlah massa mencapai 1,3 juta orang. Mereka menolak Rancangan Undang-undang Ekstradisi yang memberikan kelonggaran bagi Pemerintah China untuk menangkap mereka jika diduga melakukan tindakan subsersiv. Aksi unjuik rasa ini telah berlngsung sebulan lebih.
Sementara itu presiden Joko Widodo usai mendengar putusan Makamah Konstitusi, akan berangkat ke Osaka Jepang menghadiri KTT G20. Di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi negara-negara dengan ekonomi utama itu akan dirancang pertemuan Presiden Jokowi dengan Pangeran Salman, Putra Mahkota Arab Saudi di Osaka pada 28-29 Juni mendatang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, menuturkan saat ini sedang mengatur sejumlah pertemuan bilateral yang akan dihadiri Jokowi dengan Arab Saudi dan Australia.
“Sedang diatur beberapa pertemuan bilateral atau poolside yang akan dihadiri Jokowi, beberapa negara yang sudah mengindikasikan adalah Arab Saudi dan Australia,” kata Arrmanatha dalam jumpa pers rutin di kantornya, seperti dilansir CNN Indonesia, Rabu (26/6/2019).
(Foto Reuters/Thomas Peter)

Berita Terkait

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order
Praktik Penghindaran dan Penggelapan Pajak Ikut Dibahas dalam Pertemuan G20
Gara-gara Masakan Kebanyakan Garam, Pria 46 Tahun Bunuh Isteri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:52 WIB

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:48 WIB

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Selasa, 28 Maret 2023 - 08:24 WIB

The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB