Lama Sekali. Hasil Swab Tenggorokan Dua ODP di Cerenti Belum Juga keluar

Selasa, 5 Mei 2020 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Covid 19 (Foto istimewa)

Covid 19 (Foto istimewa)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Hasil swab tenggorokan 2 ODP asal Kecamatan Cerenti, Ny AY, 52 tahun dan Ny A, 62 tahun sampai hari ini belum juga keluar. Padahal 2 ODP asal Cerenti ini sudah dilakukan pengambilan swab tenggorokan pada 23 April lalu.
Jubir Covid 19 Kuansing dr Amelia Nasrin dalam keterangannya menyebutkan pengambilan swab tenggorokan Ny AY dan Ny A asal Cerenti sudah dilakukan 23 April lalu. Namun sampai hari ini hasil swab Ny AY dan Ny A belum keluar.
Dalam keterangannya, Amelia tidak merincikan secara jelas apa penyebab terjadinya keterlambatan atas proses  hasil swab Ny AY dan Ny A. Ia hanya menyebutkan sampai hari ini ada 3 orang yang menunggu hasil swabnya keluar.
Dikatakan Amelia, tiga orang yang hasil swabnya belum keluar, satu orang diantaranya berstatus PDP yaitu Nn S 19 tahun asal Logas Tanah Darat. Sedangkan dua lainnya berstatus ODP yakni Ny AY dan Ny A asal Cerenti. “ Yang belum keluar hasil swabnya Nn S asal LTD serta Ny AY dan Ny A asal Cerenti,” kata Amelia
Ny AY dan Ny A dilakukan pengambilan swab tenggorokan karena keduanya memiliki riwayat bersentuhan dengan pasien terkonfirmasi positif yang meninggal dunia di Tembilahan, beberapa pekan lampau. Namun demikian, Ny AY dan Ny A sampai kini tidak menunjukan gejala sehingga ditetapkan berstatus ODP.
Karena itu hasil swab tenggorokan Ny AY dan Ny A sangat ditunggu. Apalagi kini kedua wanita baya itu tengah menjalani isolasi mandiri. Sementara keterangan rinci tentang keterlambatan ini belum diperoleh dari Gugus Tugas Covid 19 Kuansing.
Nn S, 19 tahun juga belum keluar hasil swabnya. Nn S adalah pasien PDP asal Logas Tanah Darat. Ia ditetapkan sebagai pasien PDP setelah mengalami gejala batuk dan demam saat menunggu ibunya yang ditetapkan sebagai pasien PDP di RSUD Telukkuantan yaitu Ny S, 49 tahun asal Logas Tanah Darat.
“Kini Nn S tidak dirawat di RSUD lagi. Ia sudah dipulangkan ke rumah beberapa hari lalu,” kata dr Amelia
Syukur alhamdulillah, sampai hari ini hasil swab tenggorokan pasien PDP Kuansing semuanya negative. Bahkan 8 orang yang dilakukan pengambilan swab tenggorokan di Singingi juga dinyatakan negatif.
Hanya saja, warga Kuansing kini perlu bersiap-siap. Soalnya Gubernur Riau Syamsuar tengah mengajukan PSBB untuk seluruh kabupaten/Kota di Riau termasuk Kuansing. Jika usulan itu disetujui Menteri Kesehatan maka Kuansing akan berstatus PSBB sekalipun tidak ada warga yang terkonfirmasi positif. (smh)

Berita Terkait

Benarkah Suhardiman Amby Keturunan Pejuang Datuk Bandaro Kuning
Selamatkan Ruang Hidup Masyarakat dari Krisis Ekologis, Walhi se-Sumatera Lakukan Konsolidasi Regional
Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik
Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Benarkah Suhardiman Amby Keturunan Pejuang Datuk Bandaro Kuning

Senin, 1 Juni 2026 - 18:30 WIB

Selamatkan Ruang Hidup Masyarakat dari Krisis Ekologis, Walhi se-Sumatera Lakukan Konsolidasi Regional

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:12 WIB

Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Berita Terbaru