Pembangunan Jembatan Gunung Toar Diperkirakan Tuntas Pertengahan Februari Mendatang

Selasa, 26 Januari 2021 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Guntor (Foto Istimewa)

Jembatan Guntor (Foto Istimewa)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Pembangunan jembatan Gunung Toar yang melintasi Sungai Kuantan atau yang menghubungkan Desa Toar dan Desa Teborou Panjang, Kecamatan Gunung Toar, Kuansing, Riau, diperkirakan akan tuntas pertengahan Februari mendatang.
Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kuansing, Ade Fahrer yang diminta konfirmasinya melalui Kabid Bina Marga Jafrison mengatakan bobot pekerjaan jembatan Gunung Toar per 25 Januari 2021 sudah mencapai 84,229 persen.
Karena itu, Jafrison memperkirakan jembatan yang dibangun dengan rangka baja ini akan tuntas pertengahan Februari mendatang. Apalagi pekerjaan jembatan yang memiliki ukuran panjang 220 meter dengan 4 bentangan 2 x 60 meter dan 2 x 50 meter ini tinggal pengecoran lantai jembatan.
“ Kini pekerjaan yang tersisa hanya pengecoran lantai jembatan dan sedikit merapikan timbunan oprit jembatan. Diperkirakan pertengahan Februari mendatang pekerjaan sudah tuntas,” tandas Jafrison

Lebih jauh dipaparkan, jembatan Gunung Toar dibangun dalam dua tahap. Untuk tahap I pekerjaan dilaksanakan tahun anggaran 2019 lalu oleh dua perusahaan melalui Kerja Sama Operasi (KSO) yakni PT Kalber Reksa Abadi dan PT Kerja Sama. Untuk tahap I, khusus pekerjaan bangunan bawah yang menelan anggaran sekitar Rp 15 miliar lebih
Sedangkan untuk pekerjaan tahap II dilaksanakan tahun anggaran  2020 oleh perusahaan yang sama. Pekerjaan tahap II menelan anggaran sebesar Rp21.998.768.882,06. Sesuai kontrak nomor 630/KONT-BANG/PUPR-KS/VIII/2020/25.81, masa kerja pekerjaan tahap II 120 hari kalender dimulai 26 Agustus 2020. Hanya saja sampai akhir tahun anggaran bobot pekerjaan 81,17 persen.
Karena itu kata Jafrison dua perusahaan penyedia jasa konstruksi sebagai kontraktor pelaksana memanfaatkan penambahan waktu atau pemberian kesempatan 90 hari kalender. Jafrison memperkirakan waktu yang akan digunakan pelaksana sampai pekerjaan tuntas hanya 50 hari kalender atau pekerjaan tuntas sekitar pertengahan Februari mendatang.
“ Diperkirakan pekerjaan tuntas pertengan Februari mendatang. Apalagi kini pekerjaan yang tersisa hanya pengecoran lantai jembatan,” tandas Jafrison (smh)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB