Peluang Rina Fitri sebagai PAW Andi Putra Semakin Sempit

Kamis, 11 Februari 2021 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

     Masdar

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Peluang Rina Fitri sebagai pengganti antar waktu (PAW) Andi Putra di DPRD Kuansing tampaknya semakin sempit.
Rina, caleg perempuan Partai Golkar untuk Dapil I Kuansing yang meraup 1.143 suara dalam pemilu 2019 lalu kini terancam mengalami pencabutan KTA (Kartu Tanda Anggota)
Sekretaris DPD Partai Golkar Kuansing, Masdar kepada KuansingKita Rabu (10/2/2021) mengatakan DPD Golkar Kuansing akan membawa persoalan Rina Fitri ke mahkamah partai
Masdar mengatakan DPD Golkar Kuansing akan mengusulkan pencabutan KTA Rina Fitri. Langkah ini dilakukan melalui mekanisme putusan mahkamah partai
“ Kami sudah usulkan, dalam waktu dekat mahkamah partai akan memutuskan apakah Rina Fitri masih berhak atau tidak memegang KTA Partai Golkar,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Kuansing, Masdar
Pria berkacamata ini melihat persoalan Rina Fitri sangat serius. Bahkan Ia mengaku memiliki banyak bukti untuk pencabutan KTA Rina Fitri. Bukti ini kata Masdar akan diusung ke mahkamah partai.
Kendati begitu Masdar tidak membantah bahwa sebelum putusan para pihak dikonfontir di mahkamah partai. Artinya Rina Fitri juga dihadirkan di mahkamah partai.
“ Ya benar, nanti para pihak tentu dikonfrontir di mahkamah partai,” tukas Masdar
Berdasarkan catatan KuansingKita, DPD Partai Golkar Kuansing akan  mengusulkan Dodi Hardianto sebagai PAW Andi Putra. Namun Langkah ini terganjal atau tidak bisa berjalan mulus
Pasalnya perolehan suara Dodi Hardianto dalam pemilu 2019 lalu hanya 777 suara atau dibawah perolehan suara Rina Fitri 1.143 suara. Langkah satu-satunya adalah pencabutan KTA Rina Fitri.
Namun Masdar kepada KuansingKita mengaku persoalannya bukanlah demikian. Ia mengatakan persoalan Rina Fitri adalah persoalan loyalitas terhadap partai.
Menurut Masdar dalam Pilkada lalu Rina Fitri tidak loyal terhadap partai. Padahal setiap kader wajib mendukung penuh calon yang diusung partai.
“ Persoalan Rina Fitri hanya persoalan loyalitas. Ini akan dibuktikan nanti di mahkamah partai,” pungkas  Masdar (smh)

Berita Terkait

Benarkah Suhardiman Amby Keturunan Pejuang Datuk Bandaro Kuning
Selamatkan Ruang Hidup Masyarakat dari Krisis Ekologis, Walhi se-Sumatera Lakukan Konsolidasi Regional
Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik
Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Benarkah Suhardiman Amby Keturunan Pejuang Datuk Bandaro Kuning

Senin, 1 Juni 2026 - 18:30 WIB

Selamatkan Ruang Hidup Masyarakat dari Krisis Ekologis, Walhi se-Sumatera Lakukan Konsolidasi Regional

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:12 WIB

Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Berita Terbaru