Mengenal Strategi Politik Kuda Troya

Rabu, 7 September 2022 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Said Mustafa Husin (Pemred KuansingKita)

” Politik Kuda Troya (Troya Horse) lazim dipadankan dengan politik yang licik, politik penuh tipu daya atau juga politik penyusupan.  Politik Kuda Troya lahir dari kisah dalam mitologi Yunani kuno saat tentara Yunani mengepung kota Troya”
Sekitar sepuluh tahun lamanya tentara Yunani telah mengepung kota Troya, namun Troya yang terkepung belum juga mau menyerah
Sementara tentara Yunani yang telah bertahan selama sepuluh tahun tidak bisa masuk gerbang kota lantaran semua pintu kota tertutup.
Dalam rentang waktu itu, ksatria Yunani banyak yang tewas oleh serangan kejutan tentara Troya. Ini pula yang membuat Yunani berpikir untuk mengalah
Saat itulah muncul ide dari pemikir strategi Yunani, Odysseus. Para tentara Yunani diminta membuat patung kuda raksasa dari kayu
Bagian tubuh patung kuda raksasa itu dibuat berongga. Setelah patung kuda selesai, malam itu juga satu pasukan tentara Yunani masuk ke dalam rongga patung kuda
Patung kuda kayu itu dibiarkan ditengah hamparan di dekat gerbang kota. Tentara Yunani lainnya bersembunyi, tak seorang pun yang terlihat

Ketika pagi tiba, matahari mulai terbit, orang-orang Troya melihat perkemahan tentara Yunani sudah kosong. Mereka terkejut melihat patung kuda kayu raksasa
Pagi itu juga, tak menunggu lama, orang-orang Troya berkumpul dekat patung kuda raksasa. Waktu itu, di sana juga ada Sinon yang sebenarnya orang Yunani
Di depan banyak orang, Sinon bercerita bahwa dirinya pernah akan dijadikan korban untuk Dewa Athena. Athena marah karena Palladium dicuri.
Kemarahan Dewa Athena hanya bisa ditawar dengan darah. Dirinya menurut Sinon, yang ditunjuk ahli nujum di Yunani untuk dikorbankan
Dalam ceritanya, Sinon mengaku berhasil melarikan diri pada malam hari dan sejak itu tak ingin lagi menjadi orang Yunani.
Orang-orang Troya percaya dengan cerita Sinon. Lalu beberapa orang bertanya untuk apa patung kuda raksasa itu.
Sinon bercerita lagi, orang Yunani berharap patung kuda ini dibakar pihak Troya, sehingga kemarahan Dewa Athena akan beralih kepada Troya.
Mendengar itu, orang-orang Troya bergegas menyelamatkan dengan membawa patung kuda raksasa beroda tersebut ke dalam kota
Mereka tak ingin patung kuda kayu itu dibakar orang Troya. Mereka akan merawatnya agar terhindar dari kemurkaan Dewa Athena.

Begitulah, ketika malam larut, ketika semua penduduk sudah terlelap, pasukan Yunani yang bersembunyi dalam rongga patung kuda, keluar lengkap dengan senjata
Mereka membuka pintu gerbang kota, dan balatentara Yunani yang sebelumnya bersembunyi masuk ke dalam kota.
Malam itu kota Troya dibakar, penduduknya dibantai semua. Sejak pertistiwa itu, Troya terhapus dari muka bumi
Kini peristiwa Kuda Troya itu dipadankan dengan strategi licik dalam politik. Strategi penyusupan yang penuh tipu daya untuk mengalahkan lawannya
Tapi yang paling berbahaya dari strategi politik Kuda Troya adalah tokoh yang dipersiapkan sebagai pembual seperti Sinon
Ini sangat sering ditemukan. Seseorang yang selalu memuja dan memuji seolah-olah punggawanya orang yang paling baik dan jujur
Tokoh yang dipersiapkan seperti Sinon menjadi bagian penting dalam strategi Kuda Troya. Ia justeru lebih berbahaya dari Kuda Troya itu sendiri.*****

Berita Terkait

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital
Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan
Tragedi Kematian dalam Aktivitas PETI, Polisi Harus Punya Tanggung Jawab Moral
Sampah dan Sumpah Serapah
Ketika Kapak menjadi Bahasa Cinta
Polisi dan Pelaku Kejahatan Lingkungan
APBD-P Kuansing 2025 Tanpa Alokasi TPP. Ini Sangat Keliru
Entitas Pemerintah Tidak Boleh Terjebak dalam Pembiaran Pelanggaran Hukum
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 00:53 WIB

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Senin, 9 Maret 2026 - 20:41 WIB

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:28 WIB

Tragedi Kematian dalam Aktivitas PETI, Polisi Harus Punya Tanggung Jawab Moral

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:35 WIB

Ketika Kapak menjadi Bahasa Cinta

Rabu, 8 Oktober 2025 - 15:18 WIB

Polisi dan Pelaku Kejahatan Lingkungan

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB