Hingga 8 Maret, Kuantan Singingi Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Minggu, 3 Maret 2024 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Kuantan Singingi termasuk salah satu wilayah di Riau  yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang hingga 8 Maret 2023. Bahkan Sungai Kuantan berpotensi banjir
Mengutip keterangan resmi BMKG, Minggu (3/3/2024), ada 9 daerah di Sumatera ditetapkan berstatus waspada oleh BMKG salah satunya Riau. Daerah lainnya, Sumut, Sumbar, Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung dan Kepulauan Riau
Untuk wilayah Riau, BMKG memberikan peringatan dini agar waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Bahkan hujan yang turun dapat menyebabkan banjir
Daerah di Riau yang berpotensi banjir sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu dan Kabupaten Inderagiri Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Kuantan Singingi dan Kota Pekanbaru
Sedangkan prakiraan cuaca berdasarkan rilis BMKG pada Minggu (3/3/2024), Telukkuantan akan terjadi hujan sedang pada Minggu malam hari. Cuaca Telukkuantan akan berkabut pada dini hari

Sabtu (2/3/2024) kemaren hujan dengan intensitas sedang memang telah mengguyur Telukkuantan sejak sore sampai malam. Diyakini kondisi ini juga terjadi di sejumlah wilayah kecamatan di Kuantan Singingi
Jika hujan turun setiap hari di wilayah Kuantan Singingi sangat dikhawatirkan akan berdampak pada kondisi jalan tanah menuju kawasan pemukiman warga. Jalan tanah akan berlumpur sehingga sulit dilewati
Untuk kondisi jalan tanah yang berlumpur akibat hujan sering menjadi tranding topik dalam dialog interaktif warga di media sosial. Foto kondisi jalan berlumpur diposting lalu mereka membuat komentar berupa imbauan kepada pemerintah,
Warga ingin kondisi jalan di kawasannya bisa secepatnya dilewati dengan lancar. Padahal pemerintah untuk melakukan perbaikan tentu butuh proses dan anggaran. Tapi begitulah warga, selalu tidak peduli. Ini pun terjadi di banyak daerah (smh)

Berita Terkait

Benarkah Suhardiman Amby Keturunan Pejuang Datuk Bandaro Kuning
Selamatkan Ruang Hidup Masyarakat dari Krisis Ekologis, Walhi se-Sumatera Lakukan Konsolidasi Regional
Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik
Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:05 WIB

Benarkah Suhardiman Amby Keturunan Pejuang Datuk Bandaro Kuning

Senin, 1 Juni 2026 - 18:30 WIB

Selamatkan Ruang Hidup Masyarakat dari Krisis Ekologis, Walhi se-Sumatera Lakukan Konsolidasi Regional

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:12 WIB

Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Berita Terbaru

Penindakan PETI dari Polres Kuansing (Dok Polres Kuansing)

EDITORIAL

Kenapa Tambang Liar atau PETI Tetap Marak di Kuansing

Minggu, 7 Jun 2026 - 11:32 WIB