Kuantan Singingi Tidak Diusulkan Dinas Pariwisata Riau sebagai KSPN

Rabu, 3 September 2025 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Kendati pacu jalur sudah mendunia, namun Dinas Pariwisata Riau tidak mengusulkan Kuantan Singingi sebagai KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional). Untuk Riau hanya tiga destinasi yang diusulkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional
Tiga destinasi yang diusulkan Dinas Pariwisata Provinsi Riau menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional berada di tiga kabupaten. Masing-masing destinasi Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Kawasan Istana Siak, Kabupaten Siak dan Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar
“Yang kita usulkan itu Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Kawasan Istana Siak di Kabupaten Siak, dan Kawasan Muara Takus di Kabupaten Kampar,” ujar Kadis Parwisata Riau, Roni Rakhmat, beberapa hari lalu, seperti dilansir Cakaplah.com
Dipaparkan Roni, khusus destinasi Pulau Rupat, Pemerintah Provinsi Riau hanya mengajukan status masa perpanjangan. Pasalnya, Pulau Rupat sudah ditetapkan sebagai KSPN sejak tahun 2011 lalu dan akan berakhir pada tahun ini.
“Untuk mempertahankan status tersebut, kita mengajukan perpanjangan ke Pemerintah Pusat,” jelas Roni seraya menambahkan untuk Istana Siak dan Muara Takus, merupakan usulan kawasan baru karena dua kawasan ini belum masuk KSPN.
Herannya kenapa destinasi pacu jalur di Kuantan Singingi yang sudah mendunia tidak diusulkan Dinas Pariwisata Provinsi Riau ke pemerintah pusat untuk menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Kebijakan Kadis Pariwisata Riau, Roni Rakhmat ini tentu sangat membuat kecewa masyarakat Kuantan Singingi.
Bagaimana tidak, pacu jalur sudah mendunia, seharusnya Pemerintah Provinsi Riau mendukung dengan berbagai kebijakan untuk peningkatan kunjungan wisata, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Apalagi Bupati Kuantan Singingi, Dr Suhardiman Amby dalam sambutannya pada acara pembukaan pacu jalur 2025 sudah mengusulkan agar Kuantan Singingi ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Alasannya festival budaya pacu jalur juga didukung oleh sejumlah destinasi wisata alam
Sambutan Bupati Suhardiman Amby ini disampaikan di depan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana yang ikut hadir dalam acara pembukaan pacu jalur 2025 di Telukkuantan. Selain itu hadir juga Menbud Fadli Zon, sejumlah dirjen serta duta besar negara sahabat dan Gubernur Riau Abdul Wahid
Jika mencermati kriteria umum Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, Kuantan Singingi sudah lebih dari siap. Misalnya syarat terkait potensi wisata yang tinggi. Pacu jalur memiliki daya tarik yang signifikan apalagi sejak pacu jalur mendunia. Begitu juga kesiapan masyarakat lokal. Pacu jalur memang melibatkan masyarakat lokal
Ada juga syarat seperti pengaruh penting secara nasional terhadap pertumbuhan ekonomi. Pacu jalur destinasi yang paling banyak didatangi pedagang dari Jakarta dan sejumlah provinsi di Sumatera, bahkan kalau dibandingkan dengan destinasi lainnya di Riau, pacu jalur paling teratas
Terkait dengan syarat daya dukung lingkungan hidup, festival pacu jalur telah membuktikan Sungai Batang Kuantan yang keruh berubah jernih lantaran dilakukan penertiban untuk segala kegiatan yang merusak lingkungan. Artinya pacu jalur adalah kegiatan yang menjaga kelestarian lingkungan
Terkait dengan elemen-elemen pendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, Kuantan Singingi juga sudah sangat memenuhi syarat. Misalnya elemen pendukung attraction (daya tarik wisata), amenities (fasilitas umum)  seperti transportasi, telekomunikasi dan utilities, untuk ini Kuantan Singingi sangat siap
Begitu juga syarat tourism facilities, seperti akomodasi, restoran, toko souvenir dan pusat informasi. Kuantan Singingi tidak kalah dengah destinasi lainnya di Riau. Apalagi syarat accessibilities seperti kemudahan menjangkau kawasan,  untuk Riau Kuantan Singingi masih teratas
Dari kesiapan Kuantan Singingi ini, rasanya tidak mungkin Dinas Pariwisata Provinsi Riau tidak akan mengusulkan Kuantan Singingi dengan destinasi pacu jalur dan destinasi wisata alam lainnya seperti air terjun Batang Koban, menjadi Kawasan Strategis Pariwisara Nasional. Namun kenyatannya, hanya Bengkalis, Siak dan Kampar yang disulkan
“Yang kita usulkan itu Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Kawasan Istana Siak di Kabupaten Siak, dan Kawasan Muara Takus di Kabupaten Kampar,” ujar Kadis Parwisata Riau, Roni Rakhmat, beberapa hari lalu, seperti dilansir Cakaplah.com (smh)
Foto Screenshot internet

Berita Terkait

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem
Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut
PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti
Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice
Polemik Seputar Konten Dimas Eka Yuda yang Membuat Pacu Jalur Viral
Tak Jadi Wapres, Pembukaan Pacu Jalur Dibuka Secara Resmi Oleh Menteri Pariwisata
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:25 WIB

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:28 WIB

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:25 WIB

Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:59 WIB

PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:32 WIB

Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice

Berita Terbaru

KUANSING

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:25 WIB

KUANSING

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:28 WIB