Pemrov Riau Berencana Serahkan Aset Danau Kebun Nopi ke Kuansing

Senin, 16 Januari 2017 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danau Kebun Nopi (foto kkc)

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Ada terbetik kabar Pemerintah Provinsi Riau berencana menyerahkan asset venue lombang dayung PON XVIII, Danau Kebun Nopi, di Lubukjambi, Kecamatan Kuantan Mudik, ke Pemkab Kuansing.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemrov Riau, Doni Aprialdi saat dihubungi KuansingKita.com Senin (16/1/2017) membenarkan tentang rencana itu. Namun demikian Doni tidak bisa menyebutkan jadwal tepat tentang kapan penyerahan asset itu akan dilaksanakan.

Menurut Doni semuanya butuh penyelesaian proses administrasi. Jika semuanya sudah lengkap penyerahan asset bisa dilaksanakan. “ Rencana memang ada, tapi tidak tahu kapan. Semuanya tergantung proses administrasi,” kata Doni

Berdasarakan catatan KuansingKita.com, kondisi venue lomba dayung PON XVIII, Danau Kebun Nopi memang sudah sangat memprihatinkan. Dam bangunan banyak yang jebol. Kondisi ini terjadi karena kurangnya perawatan dan pemeliharaan asset.

Sementara Pemkab Kuansing, tentu saja tidak mau mengalokasikan dana untuk perawatan Danau Kebun Nopi karena venue lomba dayung ini merupakan asset Pemrov Riau. Jika dana APBD Kuansing dialokasikan untuk Danau Kebun Nopi tentu akan berpotensi menjadi temuan BPK.

Kini, venue lomba dayung PON XVIII itu tidak saja mengalami kerusakan pisik. Tapi berbagai aktivitas maksiat seperti warung esek-esek juga bertebaran di sekitarnya. Sehingga venue lomba dayung yang sudah dikenal oleh seluruh atlet dayung di Indonesia semakin rusak citranya.

Sekda Muharman ketika dikonfrimasi KuansingKita.com tentang penyerahan asset Danau Kebun Nopi sangat menyabut baik rencana Pemrov Riau. Hanya saja, tambah Muharman Pemkab Kuansing tentu akan mengkaji lagi secara cermat tentang kemampuan dana daerah. Pasalnya untuk perawatan venue tentu akan membutuhkan dana setiap tahun anggaran.

“Rencana Pemrov Riau itu bagus. Tapi kita perlu mengkaji lagi kemampuan keuangan daerah untuk biaya perawatan setiap tahun anggaran,” kata Muharman (kkc)

 

 

Berita Terkait

Aturan Baru Bulu Tangkis yang Wajib Diketahui yakni Time Clock 25 Detik
Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah
Penjaga Gawang Manchaster United (MU) Andre Onana akan Digeser, Siapa Penggantinya
Tiket Indonesia vs Jepang Ludes. Indonesia vs Arab Saudi Masih Tersedia
Jalan di Pekanbaru dan Dumai Kembali Mulus, Warga dan Walikota Berterima Kasih pada Pj Gubrei
Pria di Bengkalis yang Kalungkan Bendera Merah Putih di Leher Anjing Ternyata Asal Penjaringan Jakarta
Wartawan Riau dari Ampel ke Gunung Jati
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:49 WIB

Aturan Baru Bulu Tangkis yang Wajib Diketahui yakni Time Clock 25 Detik

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:19 WIB

Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti

Selasa, 5 Agustus 2025 - 21:03 WIB

Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah

Jumat, 16 Mei 2025 - 19:34 WIB

Penjaga Gawang Manchaster United (MU) Andre Onana akan Digeser, Siapa Penggantinya

Rabu, 6 November 2024 - 13:25 WIB

Tiket Indonesia vs Jepang Ludes. Indonesia vs Arab Saudi Masih Tersedia

Berita Terbaru

KUANSING

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:25 WIB

KUANSING

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:28 WIB