Seorang Pria di Desa Jaya Kopah, Kuantan Tengah Ditemukan Tewas Tergantung Dalam Kamar

Jumat, 29 November 2019 - 21:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto Shutterstock)

Ilustrasi (Foto Shutterstock)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Seorang warga Kopah asal Pati, Jawa Tengah, Sauwi Bambang (58 tahun) ditemukan tewas tergantung di dalam kamar di rumah kediamannya di Dusun Linjuang, Desa Jaya Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah Jumat (29/11/2019) sekitar pukul 13.00 wib
Berdasarkan informasi yang dhimpun, korban yang bekerja sebagai petani karet ditemukan tewas tergantung oleh isterinya Warnafiah (48 tahun). Saat itu, Jumat (29/11/2019) sekitar pukul 13.00 wib, isteri korban pulang ke rumah. Berulangkali wanita itu memanggil suaminya namun tidak menyahut.
Mendapatkan itu, isteri korban masuk ke dalam rumah, ternyata di dalam ruangan tengah wanita itu juga tidak menemukan suaminya. Warnafiah langsung membuka pintu kamar, namun pintu kamar terkunci dari dalam. Merasa was-was wanita itu mengintip ke dalam kamar dari celah dinding yang terbuat dari papan.
Saat itulah, wanita yang baru pulang dari kebun itu terperanjat kaget melihat korban tergantung di dalam kamar dengan bagian leher terjerat tali. Dalam keadaan kaget, wanita itu memanggil anaknya Jomaris (23 tahun) yang juga bekerja sebagai petani karet. Lalu peristiwa itu diberitahukan kepada warga sekitarnya dan dilaporkan ke polisi.

Mendapatkan laporan masyarakat,  personil Polsek Kuantan Tengah dipimpin Kapolsek Kuantan Tengah Kompol Erde Dianto SH langsung turun ke TKP (tempat kejadian perkara)
Saat personel Polsek Kuantan Tengah tiba, pintu kamar tempat korban ditemukan tergantung masih terkunci. Lalu polisi bersama dengan keluarga korban, tokoh masyarakat dan perangkat desa mencoba membuka pintu kamar dengan cara mendobrak.
Saat pintu kamar terbuka,  didapati korban dalam posisi tergantung tali tambang nylon di samping tempat tidur. Tali atas terikat pada kayu rangka atap rumah, sedang ujung tali bawah mengikat di leer korban. Saat ditemukan korban sudah tidak bernafas lagi.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Henky Poerwanto SIk,MM kepada KuaningKita menyebutkan korban dibawa ke RSUD Telukkuantan untuk divisum.  Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Celana dalam korban basah oleh sperma dan lidah tergigit.
“ Menyikapi kasus ini polisi sudah mendata saksi dan meminta keterangan. Bahkan polisi juga sudah mempersipakan penolakan otopsi oleh keluarga korban,” kata Kapolres (kkc)

Berita Terkait

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem
Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut
PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti
Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice
Kuantan Singingi Tidak Diusulkan Dinas Pariwisata Riau sebagai KSPN
Polemik Seputar Konten Dimas Eka Yuda yang Membuat Pacu Jalur Viral
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:25 WIB

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:28 WIB

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:25 WIB

Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut

Senin, 13 Oktober 2025 - 15:59 WIB

PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 12:32 WIB

Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice

Berita Terbaru

KUANSING

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:25 WIB

KUANSING

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:28 WIB