Mencari Kayu, Warga Inhil Nyaris Tewas Diterkam Harimau

Senin, 4 Maret 2019 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Setelah harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) bernama “Bonita” yang menerkam sejumlah korban di areal Kebun Sawit PT Haji Indo Plantations, kawasan Desa Tanjung Simpang, Kabupaten Indergagiri Hilir berhasil ditangkap April 2018 lalu, kini harimau “mengganas” lagi di Inderagiri Hilir.
Seorang warga Desa Pungkat, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, bernama Mardian nyaris tewas diterkam harimau.  Korban diterkam saat mencari kayu di hutan Sungai Rawa, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Inhil, Riau, Sabtu (2/3/2019).
Korban dapat diselamatkan temannya, namun mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit. “Korban saat ini dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan, Inhil, karena terluka parah,” kata Kapolres Inhil AKP Christian Rony Putra seperti dikutip Kompas.com, Minggu (3/3/2019).
Kapolres menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika korban bersama temannya Bujang dan Nahar sedang bekerja mengolah kayu di hutan Sungai Rawa. Sekitar pukul 13.00 WIB, tiba-tiba terdengar suara Mardian memekik meminta tolong.
Mendengar itu, Bujang dan Nahar langsung menoleh ke belakang. Begitu menoleh ke belakang betapa terkejut keduanya. Seekor harimau sumatera sedang menerkam korban. Tak menunggu lagi, saksi Bujang langsung berusaha menyelamatkan korban dengan tangan kosong.
Saat Bujang menghadapi harimau untuk menyelamatkan temannya, saksi Nahar berlari mencari bantuan ke luar hutan. Tak lama setelah itu Nahar datang bersama saksi Edi ke tempat kejadian.  Ketika mereka datang, korban masih terus melawan dan bergulat dengan harimau.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban berusaha melawan dengan cara menendang harimau. Tak lama setelah itu harimau langsung melepaskan cengkeramannya dari tubuh korban,” sebut Kapolres Christian.
Menurut Kapolres, korban mengalami luka gigitan di bagian punggung dan kepala. Korban Mardian langsung dibawa rekannya menggunakan pompong atau perahu mesin menuju perkampungan warga terdekat yakni Desa Pungkat, Desa Pungkat jaraknya sekitar sekitar lima jam perjalanan dari lokasi kejadian.
“Saksi  membawa korban ke Desa Pungkat untuk meminta bantuan warga membantu mengevakuasi korban ke rumah sakit,” jelas Christian seraya menambahkan dari Desa Pungkat korban dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk mendapat penanganan medis.(kkc)

Berita Terkait

Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti
Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah
Jalan di Pekanbaru dan Dumai Kembali Mulus, Warga dan Walikota Berterima Kasih pada Pj Gubrei
Pria di Bengkalis yang Kalungkan Bendera Merah Putih di Leher Anjing Ternyata Asal Penjaringan Jakarta
Wartawan Riau dari Ampel ke Gunung Jati
Kalah Terus Judi Online, Pegawai Bank RiuKepri Curi Uang Nasabah Rp 5 Miliar Lebih
Pegawai Bank RiauKepri Curi Uang Nasabah Rp 5 Miliar Lebih, Kredibiltas Bank Ini Terancam Ambruk
PWI Riau Desak Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Wartawan PWI di Meranti
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:19 WIB

Dr Elviriadi dan Rocky Gerung Didaulat sebagai Narasumber dalam Seminar Nasional di Grand Elite Hotel Pekanbaru Sabtu Nanti

Selasa, 5 Agustus 2025 - 21:03 WIB

Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar Lantik Pengurus PWI Rohul 2024–2027. Perkuat Narasi Pembangunan Daerah

Jumat, 5 Juli 2024 - 16:05 WIB

Jalan di Pekanbaru dan Dumai Kembali Mulus, Warga dan Walikota Berterima Kasih pada Pj Gubrei

Jumat, 11 Agustus 2023 - 09:51 WIB

Pria di Bengkalis yang Kalungkan Bendera Merah Putih di Leher Anjing Ternyata Asal Penjaringan Jakarta

Kamis, 8 Desember 2022 - 12:53 WIB

Wartawan Riau dari Ampel ke Gunung Jati

Berita Terbaru

KUANSING

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Jumat, 30 Jan 2026 - 10:25 WIB

KUANSING

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Kamis, 29 Jan 2026 - 15:28 WIB