Sejak Agustus 2016 Hingga Januari 2017 Polisi Tangkap 43 Pelaku PETI

Jumat, 27 Januari 2017 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres AKBP Dasuki Herlambang, SIk,MH (foto kkc)

Kapolres AKBP Dasuki Herlambang, SIk,MH (foto kkc)

Kapolres AKBP Dasuki Herlambang, SIk,MH (foto kkc)

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Dalam rentang waktu Agusutus 2016 hingga Januari 2017, Polres Kuansing sudah meringkus 43 pelaku PETI di seluruh wilayah Kuansing. Diantara mereka ada yang sudah dijatuhkan vonis hakim, namun ada juga yang masih dalam proses penyidikan.

Kapolres Kuansing AKBP Dasuki Herlambang,SIk,MH kepada wartawan di Sekretariat PWI Kuansing, Kamis (26/1/2017) mengatakan dalam kondisi kesulitan ekonomi seperti saat ini aktivitas PETI semakin marak. Hampir di seluruh kecamatan di Kuansing disinyalir ada aktivitas PETI.

Karena itu kata Kapolres upaya pemberantasan PETI di Kuansing tidak bisa dengan cara refresif saja. Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Mursini harus juga memikirkan langkah-langkah bijak untuk mencarikan jalan keluar dari  akar permasalahan yang berpotensi memicu munculnya PETI.

Kapolres mengatakan dirinya sudah berulangkali membahas hal ini dengan Bupati Mursini. Namun sampai saat ini belum terlihat upaya pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan PETI yang nyata-nyata merusak lingkungan. “ saya sudah berkali-kali membiacarakan ini dengan pak bupati,” kata Kapolres

Menurut Kapolres jika tindakan refresif seperti penangkapan pelaku PETI terus digencarkan penjara bisa penuh. Dan lagi Polres akan kehabisan anggaran untuk memproses kasus PETI yang setiap kasus sedikitnya menelan anggaran Rp 10 juta termasuk untuk meminta keterangan saksi ahli.

Buruknya lagi kata Kapolres, sekalipun polisi mkenggencarkan tindakan refresif dengan melakukan penangkapan namun PETI di Kuansing tetap saja marak. Dari sini katanya bisa diketahui bahwa permasalahan PETI bukan sebatas keberanian melawan hukum, tapi ada alasan lain seperti alasan kesulitan ekonomi.

Karena itu Kapolres meminta upaya pemberantasan PETI jangan bertumpu pada upaya pengakan hukum dari polisi saja. Bupati Mursini katanya juga harus memikirkan jalan keluar karena akar permasalahannya adalah kesulitan ekonomi. Namun demikian Kapolres juga menimpali bahwa ada juga pelaku PETI orang-orang yang memiliki modal dan memanfaatkan kondisi ini.

“ Walaupun sebagian besar dari pelaku PETI orang-orang yang tengah dihimpit kesulitan ekonomi, tapi ada juga orang yang memiliki modal dan memanfaatkan kesempatan ini,” pungkas Kapolres (kkc)

 

Berita Terkait

Rizki Poliang Menangkan Gugatan Praperadilan di Pengadilan Negeri Tembilahan
Nia Ramadhani dan Suaminya Pengusaha Tajir Ardi Bakrie Ditangkap Polisi atas Kasus Pemilikan Sabu
Melahirkan Bayi di Kamar Mandi, Wanita Muda Ini Bunyikan Musik Keras-keras
Sebanyak 63 Kepala SMP Negeri Inhu yang Dulu Mundur Diperiksa KPK untuk Diminta Keterangannya
Hati-hati. Miliki Pipa Rokok dari Bahan Gading Gajah Anda Bisa Ditangkap
Seorang Pria di Desa Jaya Kopah, Kuantan Tengah Ditemukan Tewas Tergantung Dalam Kamar
Ruko Milik Dedi Handoko Alias DH di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru Digeledah KPK
Menkopolhukam Wiranto Diserang dengan Senjata Tajam di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Juli 2022 - 23:43 WIB

Rizki Poliang Menangkan Gugatan Praperadilan di Pengadilan Negeri Tembilahan

Kamis, 8 Juli 2021 - 22:32 WIB

Nia Ramadhani dan Suaminya Pengusaha Tajir Ardi Bakrie Ditangkap Polisi atas Kasus Pemilikan Sabu

Selasa, 6 Juli 2021 - 14:49 WIB

Melahirkan Bayi di Kamar Mandi, Wanita Muda Ini Bunyikan Musik Keras-keras

Kamis, 13 Agustus 2020 - 23:46 WIB

Sebanyak 63 Kepala SMP Negeri Inhu yang Dulu Mundur Diperiksa KPK untuk Diminta Keterangannya

Sabtu, 6 Juni 2020 - 13:32 WIB

Hati-hati. Miliki Pipa Rokok dari Bahan Gading Gajah Anda Bisa Ditangkap

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB