Tidak Urus KTP Warga Akan Rugi Sendiri

Jumat, 26 Januari 2018 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Kadisdukcapil Martono menghimbau warga Kuansing yang belum melakukan perekaman E-KTP agar segera melakukan perekaman. Jika ada diantara warga yang tidak mau ikut perekaman maka akan rugi diri sendiri.
Kepada KuansingKita.com, Martono mengatakan warga yang tidak ikut perekaman E-KTP tidak akan memiliki KTP Elektronik yang berlaku seumur hidup. Jika warga tidak punya KTP maka urusan di pemerintahan akan sulit.
“ Urusan di pemerintahan termasuk mengurus akte kelahiran anak. Nanti mengurus akte kelahiran akan sulit kalau tidak punya KTP,” kata Martono
Karena itu sambung Martono setiap warga negara diwajibkan memiliki KTP. Ini amanah UU nomor 24 tahun  2013 tentang Administrasi Kependudukan. Dalam KTP nanti dimuat Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“ NIK ini hanya bisa didapatkan kalau warga melakukan perekaman E-KTP,” jelas Martono
Lebih jauh dikatakan Martono, NIK ini adalah amanah yang tertuang dalam Perpes 67 tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Perpres 26 tahun 2009 tentang Penerapan KTP Berbasis Nomor Induk Kepndudukan.
Artinya jelas Martono setiap warga harus memiliki NIK secara nasional. NIK ini hanya diberikan sekali seumur hidup dan sudah terdata secara nasional. Jika ada warga yang tidak memiliki NIK berarti namanya tidak terdata sebagai warga Indonesia.
Saat ditanyakan sudah sejauh mana realisasi E-KTP di Kuansing. Menjawab ini Martono mengatakan untuk realisasi KTP sudah mencapai 97 persen. “ Cukup tinggi sudah 97 persen,” kata Martono
Dibeberkannya, dari 220.000 warga wajib KTP di Kuansing sebanyak 202.000 jiwa sudah memiliki KTP. Ada sebanyak 18.000 jiwa lagi warga wajib KTP yang belum memiliki KTP.
Diantara 18.000 jiwa itu sebagian sudah melakukan perkemanan tapi KTP belum keluar. “ Jadi dari 18.000 jiwa itu ada yang sudah melakukan perekaman dan ada yang belum melakukan perekaman,” kata Martono
Martono mengatakan pihaknya tidak bisa mememberikan kepastian kapan tuntasnya program KTP Elektronik di Kuansing. Kata Martono, pengurusan KTP tidak akan pernah berhenti karena akan ada saja warga yang  akan menjadi wajib KTP setiap tahun.
“ Warga yang sudah cukup umur tentu akan menjadi warga wajib KTP lagi, sehingga pengurusan KTP ini tidak akan pernah berhenti,” tutup Martono. (Said Mustafa Husin)

Berita Terkait

Gesekkan Kelamin ke Paha Penumpang Wanita, Pria 45 Tahun Diamankan Petugas
Presiden Jokowi Ingatkan Jangan Ada Penegak Hukum “Back UP” Mafia Tanah. Ini Peluang Masyarakat untuk Kasus Duta Palma
Empat Perempuan Kuantan Mudik Penggiat Ekonomi Kreatif Ikuti Trainer IHATEC di Pekanbaru
Tips Cara Menyimpan Cabai Merah agar Tidak Cepat Busuk
Akui Khilaf, Isu Perselingkuhan Ayus dan Nisya Sabyan Semakin Terang
Aksi Mogok Buruh PT TBS yang Dilakukan Berulangkali, Tampaknya Akan Segera Berakhir
Ketua PWI Riau Bicara Tentang Wartawan
Hadiri HPN Provinsi Riau, Pengurus PWI Kuansing Berangkat Senin Besok
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Juli 2022 - 07:37 WIB

Gesekkan Kelamin ke Paha Penumpang Wanita, Pria 45 Tahun Diamankan Petugas

Rabu, 22 September 2021 - 17:07 WIB

Presiden Jokowi Ingatkan Jangan Ada Penegak Hukum “Back UP” Mafia Tanah. Ini Peluang Masyarakat untuk Kasus Duta Palma

Senin, 6 September 2021 - 14:56 WIB

Empat Perempuan Kuantan Mudik Penggiat Ekonomi Kreatif Ikuti Trainer IHATEC di Pekanbaru

Senin, 10 Mei 2021 - 13:26 WIB

Tips Cara Menyimpan Cabai Merah agar Tidak Cepat Busuk

Selasa, 23 Februari 2021 - 08:51 WIB

Akui Khilaf, Isu Perselingkuhan Ayus dan Nisya Sabyan Semakin Terang

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB