Bentrokan Militan Palestina dan Militer Israel di Jalur Gaza Dikhawatirkan Menjurus Perang Besar

Rabu, 8 Mei 2019 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Bentrokan antara militan Palestina di Jalur Gaza, dan militer Israel pada awal Ramadan tahun ini semakin mengkhawatirkan karena bisa menjurus kepada perang besar seperti lima tahun silam.
Apalagi akibat bentrokan ini, Israel sempat menutup perbatasan dan melarang pengiriman bantuan ke Jalur Gaza seperti bahan bakar dari Qatar untuk pembangkit listrik tenaga diesel. Jika pasokan bahan bakar langka, maka dikhawatirkan bakal memicu krisis listrik di Jalur Gaza.

Kantor Berita Qatar, QNA seperti dilansir CNN Indonesia menyebutkan Qatar mengalokasikan dana sebesar US$48 juta atau Rp6,8 triliun untuk membantu pemerintah Palestina meningkatkan layanan pendidikan, kesehatan, serta bantuan darurat kemanusiaan.
“Pemerintah Qatar telah mengalokasikan US$300 juta dalam bentuk hibah dan pinjaman untuk mendukung anggaran sektor kesehatan dan pendidikan otoritas Palestina,” bunyi laporan Kantor Berita Qatar, dilansir CNN Indonesia, Selasa (7/5/2019).

Kantor berita tersebut memastikan bantuan finansial itu juga akan mencakup sektor listrik demi memastikan pasokan energi Palestina tidak terganggu.
Sementara itu, Reuters melansir Angkatan Bersenjata Israel dan militan Palestina di Jalur Gaza sepakat melakukan gencatan senjata, mulai Senin (6/5/2019). Kesepakatan gencatan senjata di awal Ramadhan. itu dimediasi Mesir.

Bentrokan angkatan bersenjata Israel dan militan Palestina di jalur Gaza yang terjadi sepekan terakhir, telah merenggut 23 nyawa. Pemerintah Indonesia sebagai pendukung perdamaian di antara kedua belah pihak mengecam dan mendesak supaya tindakan saling serang segera diakhiri.
Senada dengan RI, Sekjen PBB Antonio Guterres, turut mengecam konflik yang kembali memanas di Jalur Gaza. Dia meminta semua pihak berhenti menyerang dan mengambil langkah meredakan ketegangan serta menahan diri.

Dirilis Reuters, Ismail Haniyah, pemimpin partai politik dan milisi yang menguasai Jalur Gaza, Hamas, menyatakan tidak berminat memulai peperangan baru dengan Israel.
Dia menyatakan akan meminta anak buahnya menghentikan serangan dan meredakan ketegangan hanya jika Israel menghentikan serangan.

Dikutip AFP, perekonomian Palestina di bawah pemerintahan Presiden Palestina Mahmoud Abbas saat ini memang tengah terpukul setelah dua sumber utama pendapat negara terhenti.
Amerika Serikat memutuskan mengakhiri semua bantuan bilateral untuk Palestina menyusul hubungan kedua negara yang terputus.
Hubungan Ramallah dan Washington terus memburuk sejak Presiden Donald Trump mengakui secara sepihak bahwa Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel pada Desember 2017 lalu.(kkc)
(Foto : Mahmud Hams / AFP)

Berita Terkait

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order
Praktik Penghindaran dan Penggelapan Pajak Ikut Dibahas dalam Pertemuan G20
Gara-gara Masakan Kebanyakan Garam, Pria 46 Tahun Bunuh Isteri
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:52 WIB

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:48 WIB

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Selasa, 28 Maret 2023 - 08:24 WIB

The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB