Pemindahan Pedagang Pasar Lumpur Tetap Dilaksanakan

Jumat, 3 Februari 2017 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Rencana Pemkab Kuansing untuk memindahkan para pedagang Pasar Lumpur dari areal terminal bus Telukkuantan ke Pasar Rakyat, tetap akan dilaksanakan. Hanya saja, jadwal pasti pemindahan itu belum ditetapkan.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM (Kopindag UKM), Tarmis ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya Jumat (3/2/2017) membenarkan tentang rencana Pemkab Kuansing untuk melakukan pemindahan para pedagang. Tarmis menyebutkan rencana ini tidak akan dibatalkan.

Kini kata Tarmis Pemkab Kuansing tengah mencarikan jadwal yang tepat untuk realisasi pemindahan. Selain itu, pihaknya juga tengah mengkaji lebih cermat antara daya tampung bangunan pasar dengan tingkat kebutuhan pedagang.  Bahkan pihaknya juga mengkaji ekses yang akan timbul dari kebijakan pemindahan.

Menurut Tarmis, dari hasil pendataan Dinas Kopindag UKM, kapasitas bangunan Pasar Rakyat yang tersedia sebanyak 421 unit. Sementara sebanyak 271 unit diantaranya sudah ditempati pedagang. Sehingga bersisa 150 unit lagi.  Sedangkan pedagang yang didata di areal terminal untuk dipindahkan sebanyak 521 pedagang. Dari hitungan tiu, ditemukan kekurangan 371 unit lagi.

“ Dibandingkan dengan jumlah pedagang yang akan dipindahkan, daya tampung Pasar Rakyat masih kurang 371 unit lagi,” kata Tarmis

Untuk mengatasi kekurangan itu, Tarmis menyebutkan Pemkab Kuansing telah mencarikan jalan keluarnya. Nanti lahan parkir akan dimanfaatkan untuk menampung para pedagang. Selain itu, pihaknya juga akan membangun kios di sepanjang pagar Pasar Rakyat. Sehingga kekurangan sebanyak 371 unit itu bisa teratasi. “ Kami sudah menghitung kekurangan 371 unit itu bisa diatasi,” kata Tarmis

Saat ditanya tentang pedagang jongkok musiman yang berjulan pada hari Minggu dan Rabu, Tarmis mengatakan untuk mengatasi hal ini Pemkab juga sudah mencarikan jalan keluar. Setiap hari Minggu dan Rabu, ruas jalan di belakang Pasar Rakyat atau di depan Indrako akan ditutup. “ Mulai dari Sentajo Motor hingga Salon Evandi jalan ditutup. Disitu nanti pedagang jongkok musiman ditempatkan,” kata Tarmis.

Tarmis menambahkan, Jumat (3/2/2017) pagi tadi dirinya dan Wabup H Halim telah turun ke Pasar Rakyat. Sabtu besok akan dikerahkan mobil Damkar untuk melakukan penyemrotan saluran pembuangan yang tersumbat sambil membersihkan lantai Pasar Rakyat. “ Tadi saya mendampingi Wabup H Halim turun langsung ke Pasar Rakyat,” tutup Tarmis (kkc)

Pasar Rakyat (foto kkc)

Berita Terkait

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo dan Pertamina Dex
Satgas BLBI Panggil Enam Obligor Termasuk Klan Bakrie
Dicengkeram Uni Eropa, Masa Depan Harga Sawit Indonesia Semakin Suram
Pemkab Rencanakan Beri Sagu Hati untuk Pemilik Kios Pasar Bawah
DAK Fisik Kuansing Kuartal I Terancam Dihanguskan
Tidak Ada Kontribusi Sektor Perkebunan Terhadap PAD Kuansing
Pembayaran Pensiun Setahun di Kantor Pos Telukkuantan Hampir Rp 41 Miliar
Harga Minyak Melemah Daerah Bakal Terancam
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 September 2021 - 10:19 WIB

Pertamina Naikkan Harga Pertamax Turbo dan Pertamina Dex

Sabtu, 18 September 2021 - 09:45 WIB

Satgas BLBI Panggil Enam Obligor Termasuk Klan Bakrie

Rabu, 10 April 2019 - 12:08 WIB

Dicengkeram Uni Eropa, Masa Depan Harga Sawit Indonesia Semakin Suram

Senin, 22 Januari 2018 - 15:21 WIB

Pemkab Rencanakan Beri Sagu Hati untuk Pemilik Kios Pasar Bawah

Jumat, 14 April 2017 - 07:19 WIB

DAK Fisik Kuansing Kuartal I Terancam Dihanguskan

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB