Warga Palestina yang Ditembak Polisi Israel Akhirnya Tewas di Rumah Sakit

Sabtu, 29 Juni 2019 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Seorang warga Palestina yang ditembak polisi Israel dalam sebuah operasi Kamis (26/6/2019), akhirnya tewas setelah dilarikan ke rumah sakit.
Pria yang kemudian teridentifikasi bernama Mohammed Obeid itu ditembak setelah menyerang polisi Israel menggunakan kembang api di timur Yerusalem.
Dilansir AFP, juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld mengatakan bahwa warga Palestina itu ditembak dalam salah satu operasi di Issawiya.
“Dia ditembak dan terluka kritis karena menyalakan kembang api ke arah aparat,,” ujar Rosenfeld.

Menurut Rosenfeld, kumpulan kembang api itu diikat bersama dan ditembakkan dari dalam sebuah tabung. Senjata semacam itu memang kerap digunakan warga Palestina untuk menyerang aparat Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa seorang warga menjadi martir setelah petugas menembaknya di Issawiya.
Sedangkan Kantor berita Palestina, WAFA, melaporkan bahwa dalam operasi kepolisian Israel itu, empat warga lainnya juga terluka.
Warga Palestina memang kerap menyerang aparat Israel di sejumlah titik panas, terutama Tepi Barat dan Jalur Gaza.
Aparat Israel biasanya menindak tegas pelaku penyerangan tersebut. Tak jarang, aparat melontarkan timah panas yang akhirnya menewaskan sang penyerang.(kkc)
Ilustrasi (Reuters/Mohammad Torokman)

Berita Terkait

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order
Praktik Penghindaran dan Penggelapan Pajak Ikut Dibahas dalam Pertemuan G20
Gara-gara Masakan Kebanyakan Garam, Pria 46 Tahun Bunuh Isteri
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:52 WIB

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:48 WIB

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Selasa, 28 Maret 2023 - 08:24 WIB

The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment

Berita Terbaru