Ratusan Warga China Digrebek Imigrasi Malaysia, Diduga Sindikat Penipuan Investasi Online

Jumat, 22 November 2019 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Imigrasi Malaysia mengrebek ratusan warga China yang diduga menjalankan penipuan investasi online (foto StarTv)

Imigrasi Malaysia mengrebek ratusan warga China yang diduga menjalankan penipuan investasi online (foto StarTv)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Sedikitnya 680 orang warga negara China ditahan pihak Imigrasi Malaysia dalam sebuah penyergapan Rabu (21/11/2019) pukul 11.00 pagi waktu setempat.
Dilansir VIVAnews, ratusan warga China yang disergap diduga tergabung dalam sindikat penipuan investasi online. Kegiatan sindikat ini sudah berlangsung sejak enam bulan lalu.
Kendati begitu, setidaknya ada 100 orang tersangka lainnya yang berhasil melarikan diri. Tersangka yang lolos melarikan diri setelah berhasil menembus 150 kekuatan brikade imigrasi dan melakukan perlawan terhadap petugas.
Seperti dilansir laman The New Yor Time, mereka yang melarikan diri diyakini sudah dalam proses meninggalkan negara itu.

Kepala Imigrasi Khairul Dzaimee Daud menyebutkan bahwa ratusan orang yang ditangkap itu terdiri dari 603 pria dan 77 lainnya wanita. Kini ratusan warga China itu ditahan di tempat mereka beroperasi.
Penyergapan itu bermula setelah dilakukan pemantauan oleh otoritas selama sebulan penuh. Dalam pemantauan ditemukan adanya tindakan penipuan online yang dikerjakan warga China tersebut.
Lalu, kata Khairul dilakukan penyerbuan di gedung lokasi tempat mereka menjalankan operasinya selama ini di Kota Cyberjaya di Selangor Pusat. Gedung itu disewa RM 360.000 per bulan

Saat penyergapan, sebagian besar orang-orang yang ditangkap berusia 19 tahun hingga 35 tahun. Mereka masuk ke Malaysia dengan jenis kunjungan temporal.
Selain menangkap pelaku, pihak imigrasi Malaysia juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 8320 unit telepon genggam, 174 unit komputer, dan 787 unit personal komputer.
Sementara itu, sejumlah orang yang berhasil ditangkap dilaporkan dalam kondisi luka-luka.
Media lokal melaporkan bahwa dalam video beredar, sebagian mereka bahkan sempat nekat terjun dari lantai atas gedung dengan maksud melarikan diri.(kkc/sumber vivanews)

Berita Terkait

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order
Praktik Penghindaran dan Penggelapan Pajak Ikut Dibahas dalam Pertemuan G20
Gara-gara Masakan Kebanyakan Garam, Pria 46 Tahun Bunuh Isteri
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 16:52 WIB

Mantan Presiden Amerika, Donald Trump Mengalami Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Rabu, 29 Maret 2023 - 05:50 WIB

The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah

Rabu, 29 Maret 2023 - 01:48 WIB

Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Selasa, 28 Maret 2023 - 08:24 WIB

The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment

Berita Terbaru