TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman berhasil membawa tim Garuda ke babak final FIFA Series 2026. Di babak final Timnas Indonesia akan bertemu Bulgaria. Laga final akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (31/3/2026)
Timnas Indonesia melaju ke babak final setelah menekuk Saint Kitts and Nevis di babak semi final yang juga digelar di Stadion Uatama Gelora Bung Karno Jumat malam ini. Timnas Indonesia unggul telak 4-0 tanpa ada gol balasan dari Saint Kitts ands Nevis
Di awal laga, Saint Kitts and Nevis berulangkali mengancam pertahanan Indonesia. Bahkan di satu menit awal permainan, pemain Saint Kitts and Nevis sudah melakukan penetrasi. Namun dari sejumlah tekanan tidak satupun yang berbuah gol
Pada menit kelima Indonesia coba menguasai permainan dan menghasilkan serangan dari sisi kiri lewat Dony Tri Pamungkas. Namun upaya Dony tidak berbuah gol, umpan silang Dony masih mampu ditangkap kiper lawan.
Dalam pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis ini John Herdman sepertinya memainkan garis pertahanan tinggi. Teknik ini biasanya untuk memberikan tekanan agar bisa membongkar pertahanan lawan yang begitu rapat.
Pada menit ke-10 Saint Kitts and Nevis kembali mengancam pertahanan Indonesia lewat serangan balik. Namun bola sempat dihentikan Elkan Baggott, saat itulah Dony Tri Pamungkas hadir untuk meng-cover dan membuat bola keluar.
Di menit ke-12, Indonesia melancarkan serangan balik tajam. Pemain berpostur kecil, Beckham Putra memberikan umpan terobosan akurat pada Kevin Diks. Namun sontekan Kevin masih sedikit melenceng ke sisi kiri gawang lawan.
Nah, pada menit ke-15, Indonesia berhasil membobol gawang Saint Kitts and Nevis yang dikawal Julani Archibald. Gol ini bermula dari pergerakan cemerlang Beckham Putra Nugraha usai meneruskan umpan terobosan dari Ole Romeny.

Beckham berhasil mengecoh bek Saint Kitts and Nevis. Dengan gerakan lincah pemain berpostur kecil ini berhasil pula menggocek kiper lawan lalu dengan tenang membobol gawang Saint Kitts and Nevis. Beckham tampak menangis usai mencetak gol.
Gol kedua Timnas Indonesia terjadi pada menit ke-25. Gol indah ini dihasilkan sontekan Beckham Putra usai meneruskan umpan matang dari Ole Romeny. Dengan tenang, Beckham menjaringkan bola di sudut kiri gawang Saint Kitts and Nevis
Pada menit ke-27 Indonesia kembali mengancam gawang Saint Kitts and Nevis, namun sontekan Ramadhan Sananta masih bisa diblok Julani Archibald yang berdiri di bawah mistar gawang Saint Kitts and Nevis. Indonesia terus menekan pertahanan Saint Kitts and Nevis.
Pada menit ke-45 Indonesia mendapatkan tendangan bebas. Kevin Dicks yang mengeksekusi gagal menjaringkan bola ke gawang Saint Kitts. Tendangan Dicks masih sedikit melambung di atas mistar gawang lawan.
Hingga wasit meniupkan pluit panjang tanda berakhir laga babak pertama tak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia unggul 2-0 atas Saint Kitts and Nevis di babak pertama.
Di awal babak kedua kolaborasi Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra Nugraha mampu menciptakan ancaman ke gawang lawan. Namun tembakan Beckham masih bisa ditepis Julani Archibald .
Indonesia mampu menambah keunggulan menjadi 3-0 lewat sontekan Ole Romeny pada menit ke-52. Gol berawal dari tendangan pojok Dony Tri yang mulanya disundul Ole Romeny, namun terhambat pemain lawan.
Setelah itu terjadi kemelut di depan gawang Saint Kitts and Nevis. Di tengah kemelut Ole Romeny berhasil membuat sontekan lalu berbuah gol. Skor 3-0 untuk Indonesia membuat Saint Kitts and Nevis kehialangan kontrol bermain

Pada menit ke-55 Saint Kitts and Nevis mengancam gawang Indonesia, namun bisa diblok oleh Rizky Ridho dan hampir terjadi gol bunuh diri tetapi untungnya bola masih bergerak ke samping gawang Indonesia.
Pada menit ke-58 pelatih Timnas Indonesia John Herdman menarik empat pemain Jay Idzes, Jordi Amat, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk digantikan Ivar Jenner, Yakob Sayuri, Sandy Walsh, dan Joey Pelupessy.
Pada menit ke-65 Indonesia mendapatkan peluang emas lewat Ramadhan Sananta usai meneruskan umpan matang dari Ole Romeny. Namun sontekan Ramadhan masih melenceng di samping gawang lawan.
Di menit ke-65, Indonesia memasukkan Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Eliano Reijnders menggantikan Beckham Putra Nugraha, Elkan Baggott, dan Ole Romeny.
Pada menit ke-71 Mauro Zijlstra dimasukkan oleh John Herdman untuk menggantikan Ramadhan Sanantar.
Dan, di menit ke-74, Indonesia berhasil menambah keunggulan menjadi 4-0 lewat sontekan Mauro Zijlstra usai meneruskan Joey Pelupessy yang sempat dibiarkan oleh Ragnar Oratmangoen.
Pada menit ke-87, Indonesia sebenarnya mampu menambah keunggulan lewat gol Yakob Sayuri. Namun gol Yakob dianulir karena offside.
Di menit ke-89, Indonesia kembali dapatkan peluang emas lewat Eliano Reijnders. Namun upaya akselerasi Eliano Reijnders bisa digagalkan bek lawan. Dalam kesempatan keduanya sontekan Eliano Reijnders juga masih mudah diantisipasi kiper lawan.
Pada menit ke-90+2, Indonesia kembali dapat peluang emas lewat Justin Hubner. Namun tembakan keras Hubner masih sedikit melenceng di sisi kanan gawang lawan.
Hingga pertandingan berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia menang 4-0 atas Saint Kitts and Nevis dan lolos ke final FIFA Series melawan Bulgaria pada Selasa (31/3) mendatang.(smh)











