Lebih 100 hektar Hutan Lindung Bukit Batabuh Terbakar

Senin, 9 Januari 2017 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Bukit Batabuh dalam peristiwa kebakaran beberapa pekan lampau (foto kkc/goriau)
TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Sedikitnya 100 hektar areal hutan lindung Bukit Batabuh di kawasan Desa Pangkalan, Kecamatan Pucuk Rantau, Kuansing hangus dilalap si jago merah. Sejauh ini belum diketahui pasti sumber api yang menimbulkan kebakaran.
“ Sumber api belum diketahui secara pasti. Kuat dugaan kebakaran ini disebabkan kelalaian manusia,” kata Mantan Kepala Dinas Kehutanan Kuansing, Abriman yang saat dikonfirmasi KuansingKita.com masih berada di lokasi kebakaran.
Ketika ditanya langkah apa saja yang sudah dilakukan, Abriman menyebutkan pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena kewenangan kehutanan kini sudah dialihkan ke Pemerintah Provinsi Riau. Untuk kebakaran ini Abriman mengaku  sudah melaporkan ke Dinas Kehutanan Provinsi Riau.
“ Kita sudah laporkan ke Dinas Kehutanan Provinsi Riau,” katanya
Kendati kewenangan kehutanan sudah dialihkan ke provinsi, Abriman  mengatakan pihaknya tetap melakukan upaya pemadaman bersama sejumlah anggota TNI. Sampai siang kemarin, kata Abriman api masih menyala. Sementara bantuan pemadaman yang diminta dari provinsi Riau tidak bisa dipenuhi.
“ Kita sudah minta bantuan pemadaman ke provinsi ternyata tidak ada lagi helicopter pemadam di sana. Helicopter pemadam sudah ditarik kembali ke Jakarta,” kata Abriman.
Kebakaran hutan lindung Bukit Batabuh dalam rentang beberapa pekan ini sudah dua kali terjadi. Akhir Desember 2016 lalu, hutan lindung Bukit Batabuh juga mengalami kebakaran di kawasan Desa Air Buluh, Kecamatan Pucuk Rantau. Saat itu puluhan hektar areal Bukit Batabuh hangus dilalap api.
Dari informasi yang dirangkum KunsingKita.com, kebakaran di kawasan Desa Pangkalan ini sudah terjadi sejak Minggu malam. Sampai berita ini ditulis api masih menyala membakar areal hutan lindung Bukit Batabuh. “ Sampai sekarang ( sekitar pukul 14.24) api masih menyala,” kata mantan Kadishut Kuansing Abriman  (kkc)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB