Idrus Tintin Seniman Besar Riau Berdarah Kuansing

Minggu, 12 Maret 2017 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung anjung Seni Idrus Tintin di Pekanbaru adalah bukti bahwa seniman yang berdarah Kuansing ini adalah sosok seniman besar di bumi Riau.

Idrus Tintin lahir dari ayah bernama Tintin berasal dari Lubukambacang, Kecamatan Hulu Kuantan, Kuansing. Ibunya Tiamah berasal dari Penyimahan dan menetap di Enok Dalam.

Idrus Tintin lahir 10 November 1932 di Rengat, Kabupaten Inderagiri Hulu. Ayahnya Tintin bekerja di Jawatan Pelayaran di Rengat.

Ketika Idrus Tintin masih kecil, ayahnya dipindahtugaskan ke Tarempa, Kepri untuk menakhodai kapal patroli di Laut Cina Selatan. Hanya saja kala itu, Tarempa yang berada di dekat Laut Cina Selatan tidak aman.

Pasukan Jepang yang akan masuk ke Indonesia sejak 14 Desember 1941 memborbardir Tarempa. Sedikitnya 300 orang masyarakat sipil menjadi korban dalam peristiwa itu termasuk Tintin ayah Idrus Tintin yang meninggal dunia pada 1942.

Kiprah Idrus Tintin di bidang seni drama dimulai ketika bergabung dengan seniman muda Indonesia (SEMI) di Rengat. Begitulah, Idrus Tintin juga pernah bergabung dengan seniman tetater di Tanjungpinang. Bahkan sempat membuat sanggar teater “Gurinda” di Tarempa.

Sepanjang karirnya, Idrus Tintin perna bergabung dengan TNI sebagai staff Q Brigadir DD Angkatan Darat di Tanjungpinang. Ia juga perna menjadi pegawai negeri bahkan sempat menjadi Kepala Kantor Sosial Kewedanaan Pulau Tujuh, Kepri.

Idrus Tintin mulai mengenal teater kontemporer ketia seniman beradah Kuansing ini hijrah ke ibu kota Jakarta. Ia sempat berlatih sebuah pementasan berjudul “Kereta Kencana” di tempat Motinggo Busye. Dari Jakarta Ia hijrah lagi ke Solo dan Surabaya untuk menimba ilmu teater.

Selama berada di Pulau Jawa inilah Idrus Tintin berkenalan dengan sejumlan seniman besar seprti Asrul Sani, Rendra, B Jayakesuma, Soekarno M.Noor, Ismet M Noor, Teguh Karya, Chairul Umam dan sejumlah seniman lainnya. Pertemuan ini pula yang menjadi titik tolak Idrus Tintin mengenal teater kontemporer.

Sebagai sosok seniman dan budayawan Idrus Tintin telah banyak melahirkan karya baik puisi maupun karya drama yang sebagian besar telah dipentaskan. Senian berdarah Kuansing ini meninggal dunia 14 Juli 2003 di Pekanbaru.

Namanya kini diabadikan sebagai nama anjungan seni Riau di Pekanbaru.  Itulah Idrus Tintin seniman besar Riau berdara Kuansing. (dikutip dari berbagai sumber)

Berita Terkait

Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan dari Teluk Pauh Cerenti Juara Pacu Jalur Batang Peranap
Kuansing dan Inhu Masing-masing Menyisakan 3 Jalur Pada Hari Terakhir Pacu Jalur Batang Peranap
Pacu Jalur Tidak Masuk Dalam 100 Wonderful Event di Indonesia
Ngiang Kuantan dari Gunung Toar Sabet Mahkota Juara Lubuak Sobae
KPS Cerenti Optimis Eksavasi Situs Bukit Candi Berhasil
Balai Arkeologi Medan Eksavasi Situs Purbakala Bukit Candi di Pulau Jambu, Cerenti
Menelisik Perjalanan Busana Kuansing
UU Hamidy Budayawan Riau dari Kuansing
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2019 - 21:52 WIB

Jalur Pangeran Hilir Rantau Kuantan dari Teluk Pauh Cerenti Juara Pacu Jalur Batang Peranap

Minggu, 23 Juni 2019 - 15:45 WIB

Kuansing dan Inhu Masing-masing Menyisakan 3 Jalur Pada Hari Terakhir Pacu Jalur Batang Peranap

Senin, 18 Februari 2019 - 19:20 WIB

Pacu Jalur Tidak Masuk Dalam 100 Wonderful Event di Indonesia

Sabtu, 22 Juli 2017 - 19:06 WIB

Ngiang Kuantan dari Gunung Toar Sabet Mahkota Juara Lubuak Sobae

Senin, 17 April 2017 - 15:21 WIB

KPS Cerenti Optimis Eksavasi Situs Bukit Candi Berhasil

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB