Bapenda Imbau Oknum Pejabat Jangan Berkelit dengan Pajak PBB

Senin, 18 Maret 2019 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

TELUKKUANTAN(KuansingKita) – Kepala Badan Pendapatan Daerah Kuantan Singingi Jeprinaldi memang tidak menuding scara langsung tentang adanya pejabat dilingkungan Pemkab Kuansing yang sengaja melalaikan pelunasan PBB.
Namun pihaknya mengaku dalam waktu secepatnya Bapenda akan membuat imbauan kepada seluruh PNS di lingkungan Pemkab Kuansing terutama pejabat Pimpinan Tinggi Pratama agar tidak berkelit dalam melunasi PBB.
“ Dalam waktu dekat ini, Bapenda akan membuat imbauan yang ditujukan kepada PNS terutama pejabat Pimpinan Tinggi Pratama agar taat atau tidak berkelit dalam melunasi pajak PBB,” kata Jeprinaldi kepada KuansingKita di Bapenda Kuansing, Senin (18/3/2019).
Saat didesak apakah ada diantara pejabat eselon II Kuansing yang lalai melunasi PBB, sehingga Bapenda akan membuat imbauan. Menjawab itu, Jeprinaldi hanya tersenyum saja tanpa memberikan komentar.
Dalam perbincangan Senin siang, mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini membeberkan harta kekayaan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama tidak saja terdata di KPK tapi juga di BPKP beradasarkan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelanggaran Negara).

Sehingga katanya akan sangat sia-sia jika diantara oknum pejabat Pimpinan Tinggi Pratama berupaya berkelit dari kewajiban PBB. Dikhawatirkan upaya berkelit oknum pejabat itu akan memicu masalah di belakang hari.
Karena itu, kata Jeprinaldi pihaknya akan membuat imbauan agar pejabat Pimpnan Tinggi Pratama jangan sampai berkelit melunasi PBB. “ Kita tidak mau teman sendiri terjerat masalah serius karena hal yang dianggapnya sepele. Berapalah nilai pelunasan PBB itu,” kata Jeprinaldi
Jeprinaldi menjelaskan objek pajak PBB adalah bumi dan bangunan. Dicontohkannya bumi seperti sawah, ladang, kebun, tanah, pekarangan bahkan pertambangan dan lainnya. Jadi bumi dalam objek pajak PBBB adalah permukaan bumi seperti tanah dan perairan.
Sedangkan bangunan dicontohkannya seperti rumah tempat tinggal, bangunan tempat usaha, gedung bertingkat, pusat perbelanjaan, emplasemen, pagar mewah, dermaga, taman mewah, fasilitas lain seperti kolam renang dan sebagainya. “Ini termasuk objek pajak PBB,” katanya
Menurut Jeprinaldi, setiap terjadi peralihan hak atas bumi atau bangunan Bapenda akan mengetahui secepatnya dengan sistem yang kini tengah diterapkan. Karena itu katanya pihaknya akan membuat imbauan dalam waktu dekat ini agar pejabat Kuansing tidak berkelit dalam melunasi kewajiban pajak PBB.
“Ya..secepatnya kita buat imbauan agar tidak berkelit. Untuk apa berkelit Bapenda akan tau juga,” katanya (kkc)

Berita Terkait

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem
Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut
PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti
Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:46 WIB

Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:25 WIB

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:28 WIB

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:29 WIB

DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB