Bupati H Mursini dan Pacu Jalur “Ajang Uji Coba” Gunung Toar

Jumat, 12 Juli 2019 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Pacu jalur “Ajang Uji Coba” yang digelar di gelanggang Tepian Teluk Bayur, Desa Pasar Gunung, Kecamatan Gunung Toar, Kuansing selama 3 hari mulai Kamis (11/7/2019) hingga Sabtu (13/7/2019) sebenarnya sudah dimulai sejak 1997 lalu.
Setiap tahun pacu jalur yang pertama kali diprakarsai Drs H.Mursini yang kala itu anggota DPRD Riau ini sampai kini masih eksis dilaksanakan. Bahkan setiap tahun ada saja peningkatan, kalau bukan dari  jumlah peserta, ada peningkatan lain seperti kegiatan dalam iven “Ajang Uj Coba”.
“Tahun ini akan ada kontes “tukang onjai, “timbo ruang” dan “tukang tari”. Nanti mereka yang berpenampilan baik dan tidak terjatuh selama berpacu akan diberi hadiah dan piagam penghargaan,” kata Sekretaris Panitia Nasri Apriadi S.Sos.
Pacu jalur hari pertama tahun ini yang digelar Kamis kemarin tampaknya tak ingin dilewatkan Bupati H. Mursini. Orang pertama di Kuansing itu bertahan menyaksikan hilir demi hilir dari setiap jalur yang berpacu hingga pacu selesai.
Seusai pacu jalur, Bupati H. Mursini juga bergabung dengan tokoh masyarakat Gunung Toar dan beberapa tokoh dari kecamatan di sekitarnya. Banyak yang menduga kalau momen itu memang ingin dimanfaatkan Bupati H. Mursini untuk pendekatan kepada konstituen Pilkada.

Padahal sesungguhnya bukan demikian, dari berbagai informasi yang dirangkum KuansingKita, Bupati H Mursini memang sangat keranjingan dengan budaya pacu jalur. Ia memang betah kalau diajak bicara masalah budaya Kuansing termasuk pacu jalur.
Bahkan pria asal Gunung Toar ini juga sangat menguasai alat musik tradisional “Rarak Godang” yang selalu mewarnai semarak pacu jalur. Ia seorang pencinta musik tradisional Kuansing. Ia sangat mahir memainkan alat musik “celempong” ataupun memukul gendang “ketewak” dan “oguang”.
Di beberapa kesempatan, Bupati Mursini juga pernah mendemonstrasikan kemahirannya bermain alat music tradisional “ Rarak Godang”. Ini sebagai bukti bahwa Mursini bukan berpura-pura mencintai budaya Kuansing.
Dari sosok seorang Mursini yang sangat piawai memainkan alat musik tradisional Kuansing bisa terbaca bahwa orang nomor satu di Kuansing sangat mencintai budaya Kuantan Singingi.  Untuk ini KuansingKita mencoba mengutip sepenggal kalimat bijak “ Kecintaan Terhadap Negeri Bisa Tercermin Dari Kecintaan Terhadap Budaya”.
Foto Bupati Mursini dan tokoh masyarakat (kkc)

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mengapresiasi karya Puisi

Berita Terbaru