H.Halim Bantah Water Park Dijadikan Tempat Pertemuan Para Penghulu Adat Kenegerian Telukkuantan

Senin, 7 Oktober 2019 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Wakil Bupati H.Halim yang juga owner Pelangi Water Park memastikan taman wisata air Pelangi Water Park tidak pernah dijadikan tempat pertemuan atau rapat para penghulu adat Kengerian Telukkuantan untuk menolak komposisi susunan personalia kepengurusan LAMR Kuantan Singingi.
Pernyataan ini dikemukakan H.Halim terkait dengan status facebook yang diposting pemilik akun H Saifullah Afrianto bahwa pertemuan para penghulu adat untuk melahirkan surat penolakan untuk LAMR Kuansing digelar di Water Park milik salah seorang calon bupati dan ketua partai politik.
H.Halim pemilik satu-satunya taman wisata air water park di Telukkuantan menyebutkan bahwa pernyataan H Saifullah Afrianto terkait tempat pertemuan para penghulu adat di water park milik salah seorang calon bupati dan ketua partai politik adalah pernyataan asal bunyi.
H.Halim memastikan dirinya tidak pernah memfasilitasi pertemuan ini. “ Ini (pernyataan) asal bunyi nampaknya. Kapan saya mengadakan acara ini,” kata H.Halim melalui pesan wahtsapp yang dikirimkan kepada KuansingKita Minggu (5/10/2019) malam.

Seperti diketahui, H. Saifullah Afrianto dalam status facebooknya menulis surat penolakan penghulu adat itu isinya sudah tepat, cuma sangat disayangkan tempat rapat penolakan ini tidak diputuskan di balai adat atau di rumah godang. Dari informasi yang Ia terima tempatnya di water park milik calon bupati dan ketua partai politik.
Pernyataan inilah yang membuat H.Halim merasa disudutkan. Pasalnya dirinya pemilik water park, ikut mencalonkan diri sebagai bupati dan ketua partai politik. Sementara H.Halim memastikan Pelangi Water Park tidak pernah memfasilitasi pertemuan tersebut.
Dengan alasan itulah, pernyataan itu dinilai H.Halim sebagai pernyataan asal bunyi. Kendati begitu H.Halim tidak mengulas lebih jauh tentang langkah hukum yang akan diambilnya menyikapi pernyataan yang dinilainya asal bunyi ini. Ia hanya ingin pernyataan itu diluruskan.
H.Halim memang berencana akan maju sebagai calon bupati dalam Pilkada Kuansing 2020. Ia telah memastikan akan berpasangan dengan Komperensi yaitu Ketua DPD PAN Kuantan Singingi. Pasangan H.Halim –Komperensi, telah menyambangi dua partai politik untuk mendaftarkan diri.
Sementara itu H.Saifuillah Afrianto yang dihubungi KuansingKita Senin pagi ini belum berhasil dikonfirmasi. Bahkan KuansingKita juga telah mengirimkan pesan Wahtsapp namun sampai berita ini ditulis belum memberikan jawaban.(kkc)

Berita Terkait

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:56 WIB

Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB