Bapenda Peras Keringat, Realisasi PAD per Oktober 2019 Baru Mencapai 64,20 persen

Selasa, 12 November 2019 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Jafrinaldi Shidiq
TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Bapenda Kuansing terpaksa peras keringat. Realisasi PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kuantan Singingi tahun anggaran 2019 tidak bergerak sama pada masing-masing pos pendapatan.
Ada beberapa pos yang bergerak cepat dan melebihi target, namun ada juga beberapa pos yang bergerak lamban sehingga dikhawatirkan tidak akan mencapai target.
Kepala Bapenda Kuansing Jafrinaldi kepada KuansingKita Selasa (12/11/2019) siang tadi mengatakan dari target PAD sebesar Rp 87.394.355.582,40 realisasi per Oktober baru sebesar Rp 56.110.943.380,37 atau sekitar 64,20 persen.
Ada beberapa pos yang bergerak cepat dan sudah melebihi target seperti Pajak Penerangan Jalan Non PLN. Untuk pos PPJ Non PLN, realisasi per Oktober ini sudah mencapai 189,80 persen.
Dari target sebesar Rp 850.000.000, realisasi PPJ Non PLN per Oktober sudah mencapai Rp 1.613.317.680,80. Ini berbeda dengan PPJ PLN. Dari target sebesar Rp 19.425.000.000,00 realisasi per Oktober baru sebesar Rp 14.659.707.749,00
“Realisasi PPJ PLN baru sekitar 75,47 persen. Semoga menjelang akhir tahun anggaran bias mencapai target,” kata Jafrinaldi

Pos lain yang melebihi target yakni pajak BPHTB. Dari target Rp 1.650.000.000,00 realisasi per Oktober sudah mencapai Rp 1.673.756.300,00 atau realisasi sudah mencapai 101,44 persen. Selain itu, realisasi pajak air bawah tanah juga sudah mencapai 161,23 persen.
Pos lain yang bergerak lamban seprti pajak hotel 42,02 persen, retribusi pelayanan kesehatan Dinas Kesehatan42,61 persen. Bahkan retribusi pengujian kendaraan bermotor hanya 5,15 persen. Retribusi penjualan usaha daerah dari Dinas Pertanian hanya 15,13 persen.
Kendati begitu, Jefrinaldi masih berharap dalam dua bulan terakhir kekurangan sebesar Rp 31.283.412.202,03 masih bisa terealisasi menjelang akhir tahun anggaran, sehingga PAD tahun anggaran 2019 bisa mencapai target.
“ Kita masih terus berupaya menggerakkan pos-pos yang bisa dipacu untuk mengejar target PAD,” ujar Jafrinaldi. (kkc)

Berita Terkait

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Minggu, 1 Maret 2026 - 11:56 WIB

Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Berita Terbaru

Ilustrasi (Dok Warta Kota Tribune)

EDITORIAL

Pers di Tengah Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 11 Mar 2026 - 00:53 WIB

Deforestasi (Foto Antara)

EDITORIAL

Kenapa Tidak Semuanya Dikembalikan Menjadi Hutan

Senin, 9 Mar 2026 - 20:41 WIB