Laga Muara Tiu FC vs PSLA FC Berakhir dengan Drama Adu Penalti

Sabtu, 29 Februari 2020 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Laga Muara Tiu FC  vs PSLA FC  dalam babak penyisihan Turnamen Limuno Cup III di lapangan Limuno Telukkuantan, Jumat (28/2/2020) petang berakhir dengan drama adu penalti.
Dalam waktu 2 x 40 menit, laga Muara Tiu FC dari Kecamatan Pucuk Rantau melawan PSLA FC dari Kecamatan Hulu Kuantan berakhir dengan skor 2-2. Tak ada penambahan waktu, kedua klub langsung melakoni drama adu penalti.
Dalam sesi adu penalti, Muara Tiu FC sukses tanpa ada satu tendanganpun yang gagal. Sementara PSLA FC mengalami dua kali gagal yaitu tendangan kedua atas nama Hengki (2) dan tendangan ketiga atas nama Wandi (23)

Hasil adu penalti telah mengantarkan Muara Tiu FC unggul dari PSLA FC dengan skor akhir 6-4. Padahal pada babak pertama, PSLA FC sempat memimpin 2-0. Kedua gol PSLA FC diciptakan Rohim (10) pada menit ke 11 dan Irgi pada menit ke 28.
Muara Tiu FC baru berhasil mengiris kekalahan pada babak kedua atau selepas turun minum. Pemain depan, Al Cara ((7) menjaringkan bola ke gawang PSLA FC yang dikawal Yaya pada menit ke 46.  Gol penyeimbang diciptakan Primus (6) pada menit ke 71.
Sebelumnya, ketika PSLA FC masih memimpin dengan skor 2-1,  Muara Tiu FC mendapatkan hadiah penalti. Pemain belakang PSLA FC Putra (3) yang berdiri di belakang pemain depan Muara Tiu FC di dalam kotak penalti diganjar melakukan pelanggaran
Namun eksekusi penalti yang dilakukan kapten Muara Tiu FC, Wira TT (4) gagal. Skor tetap 2-1 untuk PSLA FC. Skor berimbang 2-2 terjadi pada menit ke 71 atau 9 menit menjelang babak kedua berakhir.

Primus (6) yang berdiri bebas di depan mulut gawang PSLA FC berhasil memanfaatkan tendangan pojok lewat sundulan kepala. Bola melaju ke dalam gawang tanpa bisa dihalau penjaga gawang PSLA, Yaya. Skor menjadi 2-2.
Dalam laga Muara Tiu FC vs PSLA FC berulangkali terjadi pelanggaran berat yang memaksa wasit Pines mencabut 6 kali kartu kuning. Empat kartu kuning untuk pemain Muara Tiu FC dan dua kartu kuning untuk PSLA FC.
Empat pemain Muara Tiu FC yang mendapat kartu kuning, Framzi (16) pada menit ke 2, Afridon (8) pada menit ke 32 Al Cara (7) pada  menit ke 41 dan Wira TT (4) pada menit ke 59. Sedangkan PSLA FC, Wiko (11) pada menit ke 32 dan Putra (3) pada menit ke 64. (kkc)

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Indonesia ke Final FIFA Series 2026 Usai Tekuk Saint Kitts 4-0
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:54 WIB

Indonesia ke Final FIFA Series 2026 Usai Tekuk Saint Kitts 4-0

Berita Terbaru