Menghadapi Labora, Luai FC Terkulai Dalam Drama Adu Penalti

Sabtu, 7 Maret 2020 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Duel seru kembali terjadi di lapangan Limuno Telukkuantan, Sabtu (7/3/2020)  petang tadi. Luai FC vs Labora FC bermain imbang 1-1 dalam babak 2×40 menit.
Laga dua klub dari kawasan mudik ini dituntaskan dalam drama adu penalti. Disinilah Luai FC dipaksa menerima kenyataan pahit. Dalam drama adu penalti, klub dari Kuantan Mudik ini terkulai ditekuk Labora FC.
Dari 4 kali tendangan untuk Luai FC, dua tendangan diantaranya gagal massing-masing atas nama Rivaldo (6) dan Enda Irwandi (5). Sedangkan Labora FC dari Lubuk Ramo hanya satu tendangan gagal atas nama Andes (50).

Luai FC tidak melanjutkan tendangan ke 5 sebab skor akhir 5-3 untuk Labora FC. Ini tentu sangat memyakitkan. Pasalnya dalam babak 2×40 menit, Luai FC sempat memimpin 1-0 setelah Enda Irwandi (5) pada menit ke 55 berhasil menjaringkan bola ke gawang Labora yang dikawal Ikhsan.
Keunggulan Luai FC sempat bertahan selama 20 menit. Pada menit ke 75, Labora FC menyamakan kedudukan 1-1. Purnomo (10) menjaringkan bola ke gawang Luai FC yang dikawal Ade. Gol ini tercipta setelah kemelut terjadi cukup lama di jantung pertahanan Luai FC
Sebenarnya, di babak pertama pada menit ke 37, Luai FC juga punya peluang untuk menembus gawang Labora FC. Pemain bawah Luai FC yang juga kapten kesebelasan Riavldo (6) menyisir rusuk kiri pertahanan Labora FC. Satu dua pemain Labora dilewati.

Sayangnya saat memasuki jantung pertahanan Labora, Rivaldo melakukan kesalahan dengan dribble panjang. Akhirnya bola digunting Andes (50) sebelum Rivaldo melepaskan tendangan ke gawang Labora. Peluang Luai FC tak jadi berbuah gol.
Permainan Luai FC memang sempat menurun di babak kedua. Tambah lagi gelandang serang Luai FC, Fauzan (8) bermain semakin lamban dan kurang gerak. Fauzan lebih banyak memberikan atensi pada rekannya dari pada membangun formasi serangan.

Karena itu tak heran, di babak kedua barisan depan Luai FC tak mampu menembus jantung pertahanan Labora. Padahal Fauzan terlihat memiliki skill yang baik untuk mengatur formasi serangan. Hanya saja, pemain Luai FC yang sangat tenang ini kurang memberdayakan kemampuannya.
Itulah, 5 menit menjelang babak kedua berakhir, Labora berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Dan lebih pahit lagi untuk Luai FC, dalam drama adu penalti, klub dari Kuantan Mudik ini terkulai dengan dua tendangan gagal (kkc)

 

 

 

 

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mengapresiasi karya Puisi

Berita Terbaru