Pasien PDP asal Kuantan Tengah Meninggal Kamis Pagi Tadi

Kamis, 7 Mei 2020 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Covid 19 (Foto istimewa)

Covid 19 (Foto istimewa)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Pasien PDP asal Kuantan Tengah, DD, 45 tahun, yang diisolasi di ruang Pinere RSUD Telukkuantan sejak Rabu (6/5/2020) pukul 21.00 wib, telah meninggal dunia Kamis (7/5/2020) pukul 8.50 wib.
Pria yang bekerja sebagai sopir travel Telukkuantan- Pekanbaru ini datang ke RSUD Telukkuantan dengan keluhan demam, batuk berdahak, sesak nafas yang memberat sejak 2 hari terakhir.
Juru bicara Covid 19 Kuansing, dr Amelia Nasrin, menyebutkan sebelum dirawat di RSUD Telukkuantan, DD sempat berobat ke praktek spesialis penyakit dalam di Pekanbaru.
“ Dua minggu lalu pasien berobat ke praktek penyakit dalam di Pekanbaru,” kata Amelia
Saat berobat di Pekanbaru, DD datang ke spesialis dengan keluhan demam, badan kuning. Namun DD tidak dirawat inap. Pasien DD diberi obat lantas pulang.
Saat masuk RSUD Telukkuantan, Rabu malam, kondisi DD cuku berat. Dari hasil diagnosa, kata Amelia,  DD mengalami Sepsis ec.pneumonia atau infeksi paru-paru dengan efusi pleura minimal atau penumpukan cairan.
Selain itu DD juga didagnosa anemia gravis atau anemia berat atau istilah lain kekurangan darah yang ditandai dengan menurunnya kadar Hb di bawah 8 g/dL.
DD juga mengalami syndrome MODS ( Multiple Organ Dysfunction Syndrome) atau terjadinya penurunan fungsi organ. Dalam kondisi seperti itu, DD menghembuskan nafas terakhir Kamis pukul 8.50 wib.
Untuk mendapatkan kepastian apakah DD terpapar virus corona, petugas kesehatan sudah melakukan pengambilam swab tenggorokan untuk dilakukan tes PCR. “ Swab tenggorokan DD sudah diambil,” kata dr Amelia Nasrin dalam keterangannya di grup Covid 19.
Saat di RSUD Telukkuantan, DD telah ditetapkan sebagai pasien PDP, Karena itu kata Amelia proses pemakaman akan dilaksnakan sesuai protokol Covid 19. “ Mayat dimakamkan di Kuantan Tengah sesuai protokol covid,” tutup Amelia. (smh)

 

 

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB