Setelah Vacum Beberapa Hari, Para Dokter Kembali Merawat Pasien PDP di RSUD Telukkuantan

Minggu, 17 Mei 2020 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Covid 19 (Foto istimewa)

Covid 19 (Foto istimewa)

dr Amelia Nasrin

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Setelah vacum beberapa hari, para dokter dan tenaga kesehatan di RSUD Telukkuantan kembali mengisolasi pasien PDP di ruang Pinere RSUD Telukkuantan.
Dalam keterangannya, Jubir Covid 19 Kuansing, dr Amelia Nasrin menyebutkan pasien PDP yang diisolasi di ruang Pinere RSUD Telukkuantan atas nama NI, 9 tahun, asal Sentajo Raya.
NI masuk ruang Pinere Sabtu (16/5/2020) sekitar pukul 21.20 wib. NI datang ke RSUD dengan keluhan nyeri kepala yang dirasakan sejak seminggu belakangan ini. Kondisinya memberat sejak 4 hari lalu.
Kendati begitu, NI tidak memiliki gejala demam, batuk, pilek dan nyeri menelan. Hanya nafsu makan menurun. Sementara BAB (Buang Air Besar) dan BAK ( Buang Air Kecil) lancar.
“ Gejala batuk, demam, pilek dan nyeri menelan, negative,”kata Amelia
Amelia menyebutkan NI memiliki riwayat penyakit Hidrochepalus atau penumpukan cairan di dalam otak dan telah terpasang VP Shunt (ventriculoperitoneal shunt)  atau saluran khusus untuk mengurangi penumpukan cairan otak yang dipasang melalui pembedahan.
“ VP Shunt sudah terpasang sejak 8 tahun lalu,” kata Amelia
Menurut Amelia, NI didiagnosa chepalgia ec susp ventriculitis atau penyakit kepala nyeri yang disebabkan infeksi pada system saraf pusat. NI adalah pasien control ke dokter neurosurgery atau dokter spesialis saraf.
Riawayat perjalannya pada Selasa (12/05/2020) pernah berangkat ke Pekanbaru subuh dan kembali sore hari. Namun dalam perjalanan itu, selain NI hanya ayah ibu dan sopir yang berada dalam mobil rental yang digunakannya.
Saat ini belum dilakukan pengambilan swab tenggorokan untuk tes PCR di RS Arifin Ahmad Pekanbaru. “ Pengambilan swab tenggorokan direncanakan Senin (18/5/2020) pagi,” kata Amelia.(smh)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB