Pemuda Desa Sawah Taluk Siapkan Hadiah Rp 1 Juta untuk Juara Lomba Pancing di Kawasan Tribune Finish Senin Besok

Minggu, 7 Juni 2020 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lomba pancing (Foto Istimewa)

Ilustrasi lomba pancing (Foto Istimewa)

Yulhendri

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Jika tak ada aral merintang, pemuda Desa Sawah Taluk yang dikoordinir langsung oleh tokoh muda Desa Sawah, Yulhendri akan menggelar event Lomba Pancing untuk para pegiat mancing mania di Kuansing.
Event yang akan digelar Senin ((8/6/2020) di kawasan tribune pancang finish pacu jalur Telukkuantan ini terbuka untuk umum tanpa dipungut bayaran. Lomba pancing ini akan dimulai pukul 14.00 wib hingga 17.00 wib.
Kepada KuansingKita Yulhendri menyebutkan pendaftaran dimulai Senin pukul 08.00 wib hingga pukul 13.30 wib. Tempat pendaftaran Kodai Dodi Chandra BM 51 NI dan Kodai Dodi BM 51 NI di kawasan mudik polong, Desa Sawah Taluk.
Hadiah untuk juara pertama telah dipersiapkan panitia berupa uang tunai Rp 1.000.000, hadiah kedua Rp 300.000 dan hadiah ketiga Rp 150.000. “ Hadiah berupa uang tunai akan diserahkan langsung kepada pemenang di akhir lomba,” kata Yulhendri
Dijelaskannya, lomba pancing ini bertujuan untuk melatih masyarakat beraktivitas ditengah New Normal. Karena itu peserta lomba pancing diwajibkan memakai masker, menjaga jarak (physical distancing) dan berbagai protokol covid 19 lainnya yang nanti akan disampaikan panitia.
Selain itu kata Yulhendri, peserta juga akan diberikan identitas dengan ikat kepala dari bahan kain hijau yang telah dipersiapkan panitia. Ini bertujuan untuk membedakan antara peserta dengan pengunjung, sehingga panitia lebih mudah melakukan pengawasan.
“ Selama lomba berlangsung masker dan ikat kepala dari bahan kain hijau ini tidak boleh dilepas,” kata Yulhendri
Bahkan Yulhendri menegaskan, panitia akan membatalkan hasil tangkapan pancing peserta apabila disaat mendapatkan ikan, pemancing tidak memakai masker ataupun ikat kepala kain hijau. “ Tidak pakai masker dan ikat kepala kain hijau hasil tangkapan dibatalkan,” tegas Yulhendri
Terkait aturan lomba lainnya, Yulhendri mengatakan masing-masing peserta hanya boleh menggunakan satu joran pancing, namun jumlah mata pancing yang digunakan bebas, bisa satu saja ataupun lebih. Begitu juga umpan yang digunakan juga bebas. boleh menggunakan umpan apa saja.
Juara pertama diberikan kepada peserta yang mendapatkan ikan dengan timbangan terberat. Sedangkan berat ikan yang akan ditimbang hanya satu ekor ikan terbesar dari setiap pemancing yang mendapatkan ikan. “ Jadi yang ditimbang bukan seluruh hasil tangkapan, tapi hanya satu ekor saja,” ujar Yulhendri
Yulhendri menjadwalkan event lomba pancing ini dibuka secara resmi oleh Bupati H.Mursini sekitar pukul 14.00 wib. Namun untuk kehadiran Bupati H.Mursini, Yulhendri mengatakan sampai saat ini belum diperoleh kepastian.
“ Kami berencana mengundang Bupati H.Mursini untuk membuka event lomba pancing ini karena beliau juga hoby memancing,” tutup Yulhendri (smh)

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mengapresiasi karya Puisi

Berita Terbaru