Ratusan Orang dari Dua Gelombang Swab Massal Hanya Satu Positif

Rabu, 8 Juli 2020 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swab massal di Desa Koto Lubukjambi (Foto medsos Suryani Syafri)

Swab massal di Desa Koto Lubukjambi (Foto medsos Suryani Syafri)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Dari dua gelombang swab massal di Kecamatan Kuantan Mudik, Riau, gelombang pertama 111 orang dan gelombang kedua 128 orang, hasilnya terkonfirmasi satu orang positif.
Jubir Covid 19 dr Amelia Nasrin dalam keterangannya Selasa (7/7/2020) kemaren menyebutkan pasien positif atas nama AN, 8 tahun, yakni teman bermain pasien positif NA, 10 tahun.
Untuk itu tambah Amelia Tim Gugus Tugas telah melakukan pengambilan swab tenggorokan terhadap 3 orang yang memiliki kontak serumah dengan AN.
Bahkan Tim Gugus Tugas akan melakukan contact tracing lanjutan untuk menelusuri orang-orang yang memiliki kontak erat dengan AN. Kontak tracing akan dilakukan Dinkes Kuansing.
Amelia menyebutkan, AN termasuk dalam kelompok 128 orang yang menjalani swab di Koto Lubukjambi, beberapa hari lalu. Ini adalah swab massal gelombang kedua hasil tracing Dinkes Kuansing.
Sedangkan swab massal gelombang pertama sebanyak 111 orang hasil tracing PKM Lubukjambi. Untuk swab gelombang pertama sebanyak 111 orang ini  semuanya dinyatakan negative.
Tingginya jumlah warga yang menjalani swab massal ini bermula dari Ny SA. Wanita 32 tahun asal Kuantan Mudik yang juga analis laboratoruium RSUD Telukkuantan ini dinyatakan positif corona.
Ny SA terpapar corona saat menjalankan tugas di RSUD Telukkuantan. Ia terpapar dari pasien positif atas nama IMT, 40 tahun, tahanan Jaksa yang dititip di Mapolsek Benai.
Sayangnya, Ny SA setelah dilakukan pengambilan swab tidak mengisolasi diri. Bahkan ikut bergabung dengan komunitas sepeda dan arung jeram. Ternyata hasil swabnya positif.
Setelah Ny SA dinyatakan positif, akhirnya dilakukan pengambilan swab massal terutama komunitas sepeda dan arung jeram. Bahkan Sekda Dianto yang ikut bergabung dalam komunitas itu ikut juga menjalani swab massal.
Dari hasil swab massal, terkonfirmasi tiga positif. Ketiganya keluarga Ny SA. Dua anaknya, KA, 6 tahun dan NA, 10 tahun serta suaminya Tn YM 32 tahun. Mereka kini masih dirawat di RSUD Telukkuantan. Mari doakan semoga Ny SA dan keluarga lekas sembuh. (smh)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB