Kapolres Diminta Sungguh-Sungguh Usut Kasus Tewasnya Enam Pekerja Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2020 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Foto Istimewa)

Ilustrasi (Foto Istimewa)

Mardianto Manan

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Tokoh intelektual Riau asal Kuansing Ir Mardianto Manan MT meminta Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto SIK, MM untuk sungguh-sungguh mengusut kasus tewasnya enam pekerja tambang emas illegal di kawasan Desa Serosah, Jumat (28/8/2020) lalu
Kepada KuansingKita, Ir Mardianto Manan MT mengatakan pihaknya ingin melihat kesungguhan Kapolres mengusut kasus tewasnya enam pekerja tambang emas illegal di kawasan Desa Serosah. Hendaknya kata Mardianto pengusutan kasus ini lebih sunggu-sungguh dari pengusutan kasus Siberakun.
Menurut Mardianto, pihaknya meminta kapolres sungguh-sungguh karena dari rumor yang beredar pengelola tambang emas illegal yang merenggut enam nyawa pekerja melibatkan nama orang dalam. Karena itu kata Mardianto perlu kejelasan siapa sebenar pengelolanya
Aktivis lingkungan yang bergerak di Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Riau ini mengatakan seandainya benar pengelola tambang emas illegal di kawasan Desa Serosah itu melibatkan orang dalam, Kapolres diminta untuk memecatnya. Begitu juga, kata Mardianto kalau tambang emas ilegal itu melibatkan PNS, Bupati diminta memecatnya.
Menurut Mardianto Kapolres tidak perlu menutup- nutupi fakta di lapangan. Jika benar pengelolanya melibatkan orang dalam sampaikan kepada publik berikut sanksi yang akan diberikan, sehingga dalam pengusutan kasus tidak terkesan adanya upaya menutup-nutupi.
Selain itu sambung Mardianto, kasus kematian pekerja tambang emas illegal di Kuansing sudah terjadi berkali-kali. Namun aktivitas illegal yang merusak lingkungan ini tidak juga kunjung berhenti. Untuk itu Kapolres perlu mengambil tindakan tegas agar menjadi efek jera bagi pelaku dan menjadi contoh bagi pengelola tambang emas illegal lainnya
Tapi yang paling penting kata Mardianto siapa sebenarnya pengelola tambang emas illegal yang telah merenggut enam nyawa pekerja. Jika bukan melibatkan orang dalam sampaikan juga kepada publik agar rumor yang berkembang bisa terjawab.
“ Ini perlu disampaikan agar masyarakat tidak terjebak dalam rumor yang tidak jelas ujung pangkalnya,” tutup Mardianto (smh)

Berita Terkait

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing
Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor
Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan
DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem
Konflik Persoalan Pemilik Kios Pasar Bawah Telukkuantan dan Pemda Kuansing, Berpotensi Berlarut-larut
PWI Kuantan Singingi Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis Saat Penertiban PETI di Cerenti
Pengadilan Negeri Telukkuantan Damaikan 8 Perkara Pidana Melalui Restorative Justice
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:25 WIB

Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:46 WIB

Plt Gubri Diminta Segera Sosialisasikan Koordinat Blok WPR di Kuansing

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:25 WIB

Kok Bisa, Kementrian Agama Jadi Sarang Koruptor

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:28 WIB

Perda MHA Antara Kebutuhan dan Kekhawatiran Masa Depan

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:29 WIB

DAS Kuantan Saat Ini Mengalami Degradasi Ekosistem

Berita Terbaru

Ilustrasi ( Foto Istockphoto)

NASIONAL

Begal di Palembang, HP Dibawa Kabur, Sepeda Motor Tinggal

Jumat, 13 Feb 2026 - 20:54 WIB

Toko emas dibakar (Foto kompas/dokumen warga)

NASIONAL

Terlilit Utang, Seorang Perempuan Nekad Bakar Toko Emas

Kamis, 12 Feb 2026 - 19:17 WIB