Pemerintah Harus Tegas. Gerobak Pedagang Taman Jalur Jangan Dibiarkan Berserakan di Pinggir Jalan Poros

Kamis, 21 Januari 2021 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerobak pedagang taman jalur berserakan di pinggir jalan poros kota Telukkuantan (Foto KuansingKita)

Gerobak pedagang taman jalur berserakan di pinggir jalan poros kota Telukkuantan (Foto KuansingKita)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Pemerintah tentu sudah seharusnya memberikan peluang usaha kepada masyarakat ekonomi lemah untuk peningkatan kesejahteraan.
Namun peluang yang diberikan jangan pula dibiarkan tanpa pengawasan sama sekali. Pemerintah harus tegas dan berani membuat kebijakan yang berimbang.
Pembiaran pemerintah ini terlihat dari gerobak pedagang taman jalur yang berserakan siang hari di jalan poros Kota Telukkuantan. Sampai hari ini tidak terlihat adanya upaya penertiban.
Gerobak yang berserakan di pinggir jalan poros kota itu, selain sangat tidak elok dipandang, ini mengesankan lemahnya pemerintah. Padahal pemerintah harus tegas menyikapi kondisi ini.
Jalan poros kota seharusnya tertata indah, kini coreng moreng oleh gerobak para pedagang taman jalur. Gerobak dengan berbagai bentuk dan ukuran dibiarkan berserakan di pinggir jalan.
“ Kenapa dibiarkan saja sama pemerintah. Ini sudah sangat merusak sekali,” kata seorang warga Telukkuantan, Amba saat melihat gerobak yang berserakan
Tampaknya gerobak para pedagang ini sengaja ditarok di pinggir jalan selepas berjualan malam. Ini membuktikan tidak ada aturan tegas yang disampaikan pemerintah kepada para pedagang
Padahal pemerintah telah menguras dana miliaran rupiah untuk keindahan kota. Sementara keindahan jalan poros kota dibiarkan rusak oleh gerobak yang berserakan.
Dan lagi untuk penertiban ini tentu tidak sulit sebab pemerintah punya Satpol PP yang bisa diturunkan kapan saja. Tapi yang paling penting pemerintah harus tegas kepada para pedagang.
Untuk mengetahui sikap pemerintah, KuansingKita coba menghubungi Bupati Kuantan Singingi, H. Mursini, namun tak berhasil dihubungi, begitu pula Sekda Dianto Mampaini.
Melihat kondisi ini, banyak pihak menyarankan, Sekda Dianto Mampanini sudah seharusnya melakukan kordinasi lintas sektoral terakait pedagang taman jalur.
Sekda Dianto harus mengkoordinasikan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan yang bertanggungjawab atas keindahan kota dan Dinas Kopdagrin Kuansing yang mengelola para pedagang.
“ Ini tugas Sekda untuk mengkoordinasikan Dinas LH dan Dinas Kopdagrin. Tujuannya tentu agar tidak ada lagi aktivitas pedagang yang merusak keindahan kota,” ujar seorang tokoh masyarakat yang namanya tidak mau dituliskan. (smh)

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mengapresiasi karya Puisi

Berita Terbaru