Isu Poros Baru Mencuat di DPRD Kuansing

Kamis, 16 Juni 2022 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIB koalisi permanen PAN Golkar dan PPP (Foto Sindonews.com)

KIB koalisi permanen PAN Golkar dan PPP (Foto Sindonews.com)

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Kondisi pertelagahan politik di DPRD Kuansing tampaknya akan semakin runyam. Pasalnya ada isu akan muncul poros baru selain koalisi Sanjai dan Gelamai
Dua politisi Kuansing, Muslim dari Nasdem dan Musliadi dari PKB kepada KuansingKita Kamis (16/6/2022) membenarkan adanya potensi munculnya poros baru di DPRD Kuansing
Dikatakan Musliadi, poros baru itu akan didukung Nasdem, PKB dan PDIP. Bahkan besar kemungkinan akan ikut bergabung PKS.
Ia menjelaskan, poros baru ini lahir untuk menyikapi kebijakaan politik koalisi KIB yang  permanen dari pusat hingga daerah. Koalisi KIB terdiri dari Golkar, PPP dan PAN
Karena itu kata Musliadi, pihaknya dan Nasdem harus mengambil sikap membangun poros baru. Poros baru ini nanti juga akan mengusung calon bupati
Dari catatan KuansingKita, koalisi KIB memang sudah dideklarasikan di tingkat pusat. Jika koalisi KIB ini dideklarasikan di daerah maka PAN yang bergabung dengan koalisi Sanjai terpaksa keluar untuk  bergabung dengan Golkar dan PPP
Jika poros baru terbentuk, maka koalisi Sanjai hanya menyisakan Gerindra dan Demokrat. Koalisi ini sangat lemah hanya didukung 8 kursi DPRD, sehingga diyakini tidak mampu mendominasi dukungan untuk keputusan politik
Banyak pihak memperkirakan jika dalam tubuh koalisi Sanjai hanya Demokrat dan Gerindra, dua fraksi ini diyakini akan terpecah. Akibatnya koalisi Sanjai yang mendukung penguasa akan tenggelam dengan sendirinya
Musliadi menambahkan, poros baru bersedia menampung fraksi apa saja yang ingin bergabung sepanjang satu persepsi dalam mendukung calon kepala daerah
Kata Musladi poros baru sudah punya calon bupati untuk Pilkada 2024 mendatang. Untuk itu, fraksi yang ingin bergabung harus mendukung calon bupati yang sudah dirancang poros baru
Saat didesak siapa calon bupati yang akan diusung poros baru nanti, Musliadi enggan membeberkannya Menurut Musladi analisa saja sendiri dari fraksi pendukung poros baru yakni PDIP, Nasdem dan PKB
“ Yang jelas calon bupatinya bukan incumbent,” tegas Musliadi
Saat ditanya lagi kapan poros baru dideklarasikan, Musliadi juga belum bisa memastikan. Ia hanya mengatakan sekarang masih dalam tingkat loby-loby.
“ Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini,” pungkasnya (smh)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB