Sebelum Penetapan DPT, Bawaslu Kuansing Temukan 3.272 Pemilih Meninggal Dunia

Kamis, 16 November 2023 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Sebelum penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Bawaslu Kuansing menggelar pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap data-data pemlih dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).
“ Dalam pengawasan coklit itu Bawaslu menemukan data pemilih meninggal dunia sebanyak 3.272 pemilih,” kata anggota Bawaslu Kuansing, Nur Afni dalam pertemuan dengan wartawan PWI dan wartawan lainnya di Café Dari Hati, Beringin Taluk, Kamis (16/11/2023)
Dalam acara yang juga dihadiri Bawaslu Riau, Nanang Warsono, Kapolres Kuansing yang diwakili Kanit Tipiter, Ainur Rasyid, dengan lancar anggota Bawaslu Kuansing Nur Afni membeberkan  berbagai temuan yang terungkap selama pengawasan coklit
Disebutkan Nur Afni, selain data pemilih meninggal dunia, Bawaslu Kuansing dalam pengawasan coklit juga menemukan 993 pemilih yang tidak dikenal. Artinya identitas pemilih ini tidak ditemukan di Kuansing. Namun namanya masuk dalam DPS Kuansing
Kekeliruan pendataan KPU memang menjadi target dalam pengawasan coklit Bawaslu. Tujuannya tentu saja untuk menciptakan pemilu yang berkualitas, pemilu yang berintegritas serta pemilu yang bermartabat
Kekeliruan lain yang ditemukan Bawaslu dalam pengawasan coklit sebelum pentapan DPT adalah data pemilih yang usianya belum genap 17 tahun pada hari H pemilihan. Jumlahnya tidak terlalu besar, menurut Nur Afni hanya 14 pemilih

Selain itu, ada data pemilih yang sudah pindah domisili. Artinya pemilih ini sudah pindah ke daerah lain serta sudah mengurus proses administrasi kepindahannya, namun namanya masih terdata dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Jumlah pemilih yang sudah pindah domisili ini sebanyak 503 pemilih.
Bawaslu dalam pengawasan coklit juga menemukan data pemilih pindah status TNI/Polri. Pemilih ini sebelumnya terdata sebagai pemilih biasa yang punya hak pilih. Kemudian, pemilih ini masuk TNI/Polri sehingga hak pilihnya hilang, namun dalam DPS namanya masih terdata
“ Jumlah pemilih yang pindah status TNI/Polri ditemukan sebanyak 65 pemilih,” papar Nur Afni
Tapi yang sangat mengherankan dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) juga ditemukan Bawaslu pemilih yang bukan penduduk setempat. Dari penelitian data yang dilakukan Bawaslu. pemilih ini penduiduk daerah lain, namun namanya masuk dalam DPS Kuansing. Ini juga sudah disampikan dan sudah dikoreksi KPU dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap)
Selain kekeliruan data, Bawaslu juga akan memantau dan mengevaluasi persiapan KPU dalam penyelanggaraan pemilu terutama untuk pemilih disabilitas. Pemilih yang mengalami cacat pisik  di Kuansing ini berjumlah 579 pemilih.
“ Kekeliruan data yang ditemukan dalam pengawasan coklit sudah disampaikan ke KPU dan sudah dikoreksi dalam DPT. Kini kami akan mengevaluasi persiapan KPU untuk pemilih disabilitas,” ujar Ketua Bawaslu Kuansing, Mardius Adi Saputra. (smh)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB