Bangunan yang Direncanakan untuk Gedung Uniks Ternyata Berdiri Diatas Lahan Tak Bersertifikat SHM

Jumat, 25 April 2025 - 10:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Lahan tempat berdirinya bangunan yang direncanakan untuk gedung Uniks di jalur dua TK Pembina di kawasan Sinambek, Telukkuantan ternyata tidak punya sertifikat SHM (Sertifikat Hak Milik)
Wakil Bupati Kuantan Singingi, Muhlisin kepada KuansingKita Kamis (24/4/2025) mengungkapkan lahan tersebut diketahui tidak punya sertifikat SHM setelah Pemkab Kuansing mengusulkan lahan tersebut untuk dijadikan lahan Sekolah Rakyat
Proposal Sekolah Rakyat yang diajukan ke Kementrian Sosial harus dilengkapi dengan berbagai persyaratan termasuk penyediaan lahan. Forkopimda Kuantan Singingi sudah setuju lahan tersebut untuk dijadikan lahan Sekolah Rakyat
Namun timpal Wabup Muhlisin, saat melengkapi berkas ternyata lahan tersebut tidak punya sertifikat SHM. Karena itu pihak Pemkab Kuansing kini berkoordinasi dengan BPN untuk mendapatkan sertifikat SHM agar proposal Sekolah Rakyat disetujui pihak Kementrian Sosial
Lebih jauh Wabup Muhlisin memaparkan jika Sekolah Rakyat terealisasi di Kuantan Singingi maka bangunan yang semula direncanakan untuk Uniks tidak lagi akan terbengkalai. Setidaknya lahan dan bangunan tersebut sudah bisa difungsikan kembali

Program Sekolah Rakyat adalah program bidang pendidikan di Kementrian Sosial. Sekolah Rakyat ini dibangun bertujuan untuk menampung anak-anak dari keluarga tidak mampu agar bisa bersekolah. Sekolah Rakyat dirancang menyerupai sekolah asrama atau boarding school.
Wabup Muhlisin sangat berharap Sekolah Rakyat bisa direalisasikan di Kuantan Singingi. Apalagi bangunan sekolah, bangunan asrama murid serta berbagai peralatan pendidikan, peralatan penunjang, peralatan laboratorium dan peralatan olahraga didanai pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial
“ Daerah cukup menyediakan lahan, selebihnya didanai Kementrian Sosial,” ungkap Wabup Muhlisin
Itu pula yang membuat Wabup Muhlisin bergegas ke Jakarta mengajukan proposal Sekolah Rakyat disaat batas waktu mengajukan proposal tinggal beberapa hari. Dan lagi tambah Muhlisin, jika Sekolah Rakyat di realisasikan di Kuansing ini sebuah prestasi yang layak dibanggakan
“ Jika Sekolah Rakyat direalisasikan di Kuansing maka Kuansing satu-satunya daerah kabupaten/kota di Riau yang merealisasikan program Sekolah Rakyat,” tandas Wabup Muhlisin (smh)
FOTO Dok Pemkab Kuansing

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mengapresiasi karya Puisi

Berita Terbaru