Panitia Luruskan Informasi Simpang Siur Soal Tribune Gratis di Kawasan Seberang Taluk

Jumat, 15 Agustus 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pacu jalur (Dok Pemkab kUANSING)

Pacu jalur (Dok Pemkab kUANSING)

TELUKKUANTAN (KuasingKita) – Banyak sekali beredar informasi tentang pemerintah atau Pantia Pacu Jalur Gelanggang Tepian Nerosa Telukkuantan tahun 2025 menyediakan tribune gratis untuk masyarakat sepanjang 1 kilo meter di kawasan Seberang Taluk.
Informasi ini disajikan di media sosial dan media massa tidak secara rinci sehingga sedikit membingungkan. Tambah lagi informasi ini disebutkan bersumber dari Bupati Suhardiman Amby saat menggelar jumpa pers dengan wartawan Jumat (15/8/2025) pagi tadi
Karena itu masyarakat mencari-cari dimana titik tribune gratis yang dimaksudkan, namun tidak ditemukan. Di kawasan Seberang Taluk saat ini tribune yang sudah dibangun adalah tribune milik masyarakat. Tribune milik masyarakat ini sudah pasti tribune berbayar.
Menanggapi informasi yang rancu ini, Ketua Panitia Pacu Jalur Gelanggang Tepian Nerosa Tahun 2025, Wery Ramadhana Putera mengatakan Bupati Suhardiman memang akan membangun tempat menonton gratis untuk masyarakat di kawasan Seberang Taluk
Panjangnya lebih satu kilo meter. Namun yang dibangun nanti bukan tribune tapi puluhan tenda gratis untuk masyarakat agar tidak kepanasan saat menonton pacu jalur. Namun saat ini tenda lancip itu belum dibangun. Rencananya dibangun Minggu (17/8/2025)
“ Jadi bukan tribune seperti informasi yang disampaikan media massa, tapi tenda gratis yang jumlahnya puluhan tenda. Tenda ini akan dibanguan di kawasan Seberang Taluk sepanjang gelanggang Tepian Nerosa,” kata Wery Ramadhana Putera

Lebih jauh Wery menyebutkan, tenda lancip yang dibangun di kawasan Seberang Taluk didirikan di bagian paling depan sehingga masyarakat bisa menonton pacu jalur dari bawah tenda. Jika malam, tenda ini bisa digunakan warga yang bertugas menunggu jalur
Dalam konsep awal, tambah Wery, barisan depan mulanya kajang jalur, di belakangnya barulah tenda gratis. Namun konsep ini dibatalkan lantaran kajang jalur tidak seragam. Untuk kelihatan lebih tertata dan terlihat rapi tenda lancip ini diletakkan di barisan depan
“ Di belakang tenda baru dibangun kajang jalur dan lokasi pedagang tradisional,” jelas Weri kepada KuansingKita, Jumat sore tadi
Wery memastikan untuk saat ini tenda gratis itu belum dibangun. Namun demikian, panitia sudah memastikan bahwa tenda gratis itu akan dibangun secepatnya. Sebab tenda gratis ini pada malam hari bisa dimanfaatkan warga yang menunggu jalur
Wery sangat berharap agar masyarakat tidak salah menerima informasi yang rancu. Kebijakan tenda gratis ini memang datang dari Bupati Suhardiman Amby. Selain ingin menata lokasi lebih indah dan rapi, tenda ini bisa dimanfaatkan multi fungsi
“ Kalau malam tenda gratis ini bisa dimanfaatkan warga yang bertugas menunggu jalur untuk tempat tidur. Sedangkan kajang bisa difungsikan sebagai tempat peralatan anak pacu,” jelas Wery (smh)
Foto Dokumen Pemkab Kuansing

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mengapresiasi karya Puisi

Berita Terbaru