Marwan Yohanis : Diskomunikasi, Disorientasi dan Disorganisasi, Tiga Gejala Awal yang Harus Diwaspadai

Rabu, 7 April 2021 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Dalam teori komunikasi, ada tiga gejala awal yang akan berujung pada disintegrasi. Satu dari tiga gejala awal itu adalah diskomunikasi, sedangkan dua lainnya disorientasi dan disorganisasi
Pandangan ini dikemukakan anggota DPRD Riau yang juga Magister Komunikasi, Marwan Yohanis saat berbincang dengan KuansingKita, Rabu (7/4/2021) pagi. Ia mengatakan ketiga gejala awal ini sudah mulai dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Dijelaskan Marwan, diskomunikasi bukanlah miskomunikasi. Diskomunikasi adalah suatu keadaan dalam kelompok masyarakat dimana komunikasi mengalami kegagalan atau tidak ada sama sekali. Ini bisa berakibat hilangnya keharmonisan, kenyamanan dan menciptakan susana yang tidak kondusif

“ Diskomunikasi itu salah satunya seperti kurangnya menghargai dan menghormati pendapat orang lain,” jelas Marwan
Sedangkan disorientasi adalah kekacauan arah atau kesamaran tujuan.  Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ini sangat buruk karena para elite tidak memiliki kesamaan persepsi. Disorientasi ini biasanya muncul karena terdapat kesenjangan sosial dan sistem nilai di tengah masyarakat.
Ketiga, disorganisasi. Menurut Marwan disorganisasi adalah suatu proses berpudarnya nilai dan norma di dalam masyarakat karena perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga sosial kemasyarakatan. Faksionalisasi atau perpecahan dalam tubuh partai politik merupakan bentuk disorganisasi
Menyinggung kondisi dan fenomena yang kini terjadi di daerah kita, Marwan Yohanis mengatakan ini disebabkan terjadinya diskomunikasi. Masing-masing kelompok elite di daerah kita terbelah lantaran tidak mau menghargai pendapat orang lain di luar kubunya

Perpecahan elite di daerah kita ini dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk membuat tekanan. Sehingga muncullah berbagai permasalahan di daerah kita, mulai dari permasalahan hukum, politik hingga birokrasi. Untuk menyelesaikan masalah ini, Marwan menyarankan bangunlah komunikasi antar elite dengan mengesampingkan ego politik.
Dalam skala nasional kata Marwan Yohanis, perpecahan itu sering juga terjadi oleh faktor eksternal. Sebuah kekuatan dari luar hadir untuk memecah belah dan merusak keharmonisan anak bangsa. Mereka masuk ke dalam kekuatan politik, ekonomi dan budaya.
“ Ini merupakan gejala disintegrasi. Ini harus kita waspadai,” tutup Marwan Yohanis  (smh)

Berita Terkait

Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik
Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:12 WIB

Pembangunan Astaka MTQ Riau di Kuansing Jadi Isu Hangat Perbincangan Publik

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Berita Terbaru