Dukunglah Suhardiman untuk Menggesakan Pembangunan Kuansing

Minggu, 30 Juni 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Bupati Suhardiman Amby bukan manusia super sehingga tidak perlu disanjung berlebihan.
Kini dukung saja beliau dalam memimpin Kuansing agar bisa menggesakan pembangunan negeri ini di segala bidang
Lihat saja, tahun anggaran 2022 lalu, ketika pertama Suhardiman Amby memegang tampuk kepemimpinan negeri Kuansing.
Saat itu Suhardiman Amby sebagai Plt Bupati Kuantan Singingi. Mau tau apa yang terjadi dengan negeri Kuansing kala itu,
Di awal kepemimpinan Suhardiman Amby, realisasi pendapatan daerah melorot turun. Dibandingkan dengan realisasi tahun anggaran 2021 penurunan cukup signifikan
Berdasarkan LHP BPK RI, realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2022 atau di awal kepemimpinan Suhardiman turun sebesar Rp33.657.892.638,37
Realisasi tahun anggaran 2022 ini sebesar Rp1.313.503.378.951,59, sementara realisasi tahun anggaran 2021 sebesar Rp1.347.161.271.589,96.
Mengutip LHP BPK RI, penurunan ini disebabkan lemahnya kinerja Bapenda sehingga realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2022 tidak mencapai target

Realisasi PAD tahun anggaran 2022 hanya sebesar Rp 87.909.018.160,41 dari target Rp 121.046.062.547,00 atau hanya 72,62 persen.
Realisasi PAD tahun anggaran 2022 ini turun dibandingkan realisasi PAD tahun anggaran 2021 atau sebelum kepemimpinan Suhardiman yakni sebesar Rp 95.230.632.831,96.
Kendati menghadapi kondisi yang miris, Suhardiman sepertinya terus membangun langkah untuk keluar dari dilema yang dihadapi.
Namun langkahnya tak berjalan mulus. Estimasi APBD tahun anggaran 2023 turun lagi dibandingkan tahun anggaran 2021 dan tahun anggaran 2022
Estimasi APBD tahun anggaran 2023 hanya sebesar Rp 1,2 triliun. Ini pun menyisakan Silpa mencapai Rp 178 miliar.
Dalam tahun anggaran 2024 ini barulah APBD Kuansing melonjak naik menjadi Rp 1.7 triliun. Apakah APBD 2024 ini akan terealisasi maksimal, walahualam
Karena itu langkah terbaik adalah mendukung Suhardiman untuk menggesakan pembangunan negeri Kuansing. Sebab masalah yang dihadapi begitu rumit
Sanjungan yang berlebihan dalam kondisi sulit justeru akan menjadi blunder. Sebab yang dibutuhkan saat ini dukungan untuk menggesakan pembangunan
“ Tak perlu menyanjung terlalu berlebihan nanti jadi blunder,” sentil seorang wartawan di PWI Kuansing. (smh)

FOTO Dok Pemkab Kuansing

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mengapresiasi karya Puisi

Berita Terbaru