Aswandi Koreksi Anggaran untuk Tim Penyusun RPJMD

Rabu, 18 Januari 2017 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aswandi (foto kkc)

TELUKKUANTAN (KuansingKita.com) – Ketua Tim Penyusun RPJMD Kuansing Aswandi mengoreksi anggaran yang dialokasikan untuk biaya penyusunan RPJMD. Aswandi menyebutkan anggaran itu bukan Rp 750 juta tapi tepatnya Rp 534 juta.

Koreksi Aswandi ini menanggapi komentar Ketua Pansus RPJMD Musliadi yang menyebutkan anggaran untuk tim penyusunan RPJMD dialokasikan dalam APBD Perubahan 2016 sebesar 750 juta. Karena itu, Musliadi kesal dengan sikap sebagian besar tim penyusun yang sering tidak hadir saat “hearing” DPRD.(baca www.KuansingKita.com Selasa (17/1/2017)

Menanggapi komentar Musliadi ini, kepada KuansingKita.com, Aswandi membantah anggaran tim penyusun Rp 750 juta. Menurut Aswandi anggaran itu hanya sebesar Rp 534 juta. Itu katanya untuk biaya adminsitrasi, ATK, biaya operasional dan honorarium anggota tim penyusun.

Aswandi juga mengakui kalau anggaran itu sudah dicairkan pada akhir Desember 2016 lalu. Begitu juga dengan honorarium anggota tim penyusun. Honor itu sudah dibayarkan akhir Desember lalu. “ Honor anggota langsung dibayarkan setelah anggaran itu dicairkan,” kata Aswandi

Ditanya tentang sebagian besar anggota tim penyusun yang sering tidak hadir, Aswandi mengaku dirinya juga ikut kesal. Menurut Aswandi tidak ada alasan bagi anggota timk penyusun untuk tidak hadir dalam “hearing” DPRD. Apalagi katanya mereka juga menerima honorarium yang dibagikan.

“ Ya saya kesal juga kenapa mereka tidak hadir. Tapi itu kembali kepada diri mereka masinjg-masing,” tutup Aswandi (kkc)

Berita Terkait

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Jawa Barat Pinjam Uang, Kuansing juga akan Pinjam tapi Kegunaannya Beda
Rencana Pemekaran OPD, DPRD Kuansing Jangan Asal Main Tolak atau Asal Terima Saja
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:48 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:37 WIB

Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:44 WIB

Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto Visi.news)

EDITORIAL

Isu Seputar Wabup Kuansing dan Sengketa Pemberitaan

Senin, 30 Mar 2026 - 11:41 WIB