Sekalipun Tidak Sebesar Proyek Tiga Pilar Pasangan Mursini – Halim Terus Gesakan Pembangunan di Kuansing

Selasa, 8 Oktober 2019 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

TELUKKUANTAN (KuansingKita) – Sejak Kuansing dibawah kepemimpinan Mursini-Halim memang diakui tidak ada pembangunan spektakuler dengan anggaran sebesar anggaran proyek tiga pilar. Namun bukan berarti Kuansing dibawah kepemimpinan Mursini- Halim tidak menggesakan pembangunan.
Dari catatan KuansingKita, selama memimpin Kuansing, pasangan Mursini-Halim telah membangun jembatan melintasi Sungai Kuantan di sejumlah titik. Peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan bidang pendidikan, pembangunan bidang kesehatan dan lainnya.
Untuk bidang kesehatan, RSUD Telukkuantan tahun anggaran 2019 ini tengah menggesakan pembangunan gedung rawat inap dengan anggaran sebesar Rp 17,4 miliar. Selain itu juga dialokasikan anggaran sebesar Rp 7,4 miliar untuk pembangunan ruang IGD.
Saat berbincang di kediamannya beberapa waktu lalu, Bupati H.Mursini mengatakan dirinya tidak risih jika ada pihak-pihak yang berupaya memprovokasi bahwa Kuansing dibawah kepemimpinan H.Mursini tidak melaksnakan pembangunan sama sekali. “ Biar sajalah mereka bicara begitu,” kata Mursini dengan suara lembut.
Untuk ini Bupati H.Mursini berpandangan lain. Menurutnya hasil pembangunan terutama pembangunan pisik akan dapat dilihat dan dinikmati masyarakat secara langsung. Sekalipun diprovokasi, katanya masyarakat akan bisa menilai hasil pembangunan yang direalisasikan.
Dalam perbincangan itu, Mursini juga mengakui selama dibawah kepemimpinannya, tidak ada pembangunan spektakuler dengan dana hingga ratusan miliar rupiah. Dan Ia juga mengakui kalau masih ada masyarakat yang kecewa karena usulannya belum direalisasikan.
Untuk itu, Ia menegaskan dana pembangunan Kuansing sangat terbatas sehingga untuk merealisasikan pembangunan diperlukan skala prioritas. Pemkab berdasarkan berbagai pertimbangan akan memilah dan memilih mana pembangunan yang lebih layak didahulukan.
“ Mungkin saja masih ada masyarakat yang kecewa, itu wajar. Tentu saja belum seluruh usulan pembangunan masyarakat bisa direalisasikan. Dana pembangunan Kuansing sangat terbatas karena itu diperlukan skala prioritas,” katanya. (kkc)

 

Berita Terkait

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan
Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang
Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi
TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif
Mengapresiasi karya Puisi
PT Agrinas Palma Nusantara Diminta Serahkan 2.339 hektar Lahan kepada Masyarakat Lokal
Kapolres Kuansing Diminta Segera Evaluasi Kapolsek Kuantan Mudik
Jaringan Narkotika di Balik Kasus Mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro Mulai Ditangkapi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:13 WIB

Pemberitaan Terkait Anggota DPRD Kuansing Inisial RD Sudah Sepatutnya Disikapi Badan Kehormatan

Rabu, 22 April 2026 - 18:12 WIB

Ketua DPD Perindo Kuantan Singingi, Rowandri Tetap Optimis Hadapi Pemilu Mendatang

Senin, 13 April 2026 - 18:14 WIB

Konflik dengan Wanasari, Masyarakat Desa Jake Audiensi di Dirjen Perkebunan Jakarta Senin Tadi

Senin, 6 April 2026 - 19:50 WIB

TPP Tidak Boleh Diremehkan karena TPP Mendorong Kinerja dan Prilaku Inovatif

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:19 WIB

Mengapresiasi karya Puisi

Berita Terbaru